WhatsApp Icon
Gandeng Universitas Negeri Gorontalo, BAZNAS Prov Gorontalo Matangkan Rencana Peluncuran ZCorner dan Gerai Zakat di Kampus Sabilurrasyad

GORONTALO, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo terus memperluas terobosan pemberdayaan ekonomi umat berbasis lingkungan pendidikan tinggi. Hal tersebut diwujudkan melalui pertemuan audiensi bersama Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., guna mematangkan rencana pembukaan sentra kuliner mustahik bertajuk ZCorner di kawasan kampus, Kamis (10/09/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Rektor UNG tersebut membahas rencana pemanfaatan halaman Masjid Kampus UNG Sabilurrasyad sebagai pusat pengembangan ZCorner. Kawasan kuliner ini dirancang sebagai wadah usaha terpadu yang menyajikan ragam hidangan khas dan dikelola langsung oleh para pelaku usaha mustahik binaan BAZNAS, sehingga mampu menaikkan taraf pendapatan dan memandirikan ekonomi keluarga mereka secara berkelanjutan.

Inisiatif terobosan ini disambut positif oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, yang menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan mendukung penuh realisasi program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas kampus tersebut.

"Kami sangat menyambut baik dan menyetujui program ZCorner yang ditawarkan oleh BAZNAS Provinsi Gorontalo. Kehadiran sentra kuliner binaan mustahik di lingkungan Masjid Sabilurrasyad tidak hanya menghidupkan ekosistem ekonomi mikro kampus yang higienis dan terjangkau bagi mahasiswa serta civitas akademika, tetapi juga sejalan dengan misi kampus dalam mendorong pengabdian sosial dan pengentasan kemiskinan," ungkap Eduart Wolok.

Program ZCorner sendiri merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Republik Indonesia dan BAZNAS Provinsi Gorontalo. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif warga prasejahtera, titik ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas Gerai Zakat BAZNAS terpadu guna memberikan kemudahan layanan bagi dosen, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga masyarakat umum dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah, baik secara tunai maupun melalui kanal transaksi digital.

11/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Perkuat Kemandirian 80 Pelaku Usaha Mikro, BAZNAS Prov Gorontalo Gelar LDK dan Salurkan Modal Ekonomi Produktif

GORONTALO, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo kembali mempertegas komitmennya dalam mentransformasi mustahik menjadi muzakki melalui penguatan sektor usaha mikro. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan Latihan Dasar Kelompok (LDK) sekaligus penyerahan simbolis bantuan modal usaha kepada 80 pelaku usaha penerima manfaat Program Ekonomi Produktif di Ruang Rapat Kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo, Kamis (10/09/2026).

Kegiatan pembekalan dan penyerahan modal ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Gorontalo secara lengkap, yakni Ketua H. Hamka Arbie, M.H.I., bersama Wakil Ketua I H. Hasan T. Aja, M.H.I., Wakil Ketua II Ismet Tuhala, Wakil Ketua III Irfan Akadji, M.M., serta Wakil Ketua IV H. Marzuki Pakaya. Program intervensi ini memadukan dukungan permodalan dengan edukasi manajemen usaha agar perputaran modal zakat berjalan berkesinambungan.

Dalam arahannya di hadapan para peserta, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukan sekadar serah terima dana, melainkan bagian dari skema pemberdayaan yang dikawal ketat oleh tim pendamping lapangan demi menjaga stabilitas usaha para penerima manfaat.

"Pendamping dari BAZNAS akan terus memonitoring perkembangan usaha Bapak dan Ibu secara berkala supaya roda usahanya tetap terjaga, tertib kelola, dan tidak mandek di tengah jalan," tegas Hamka Arbie.

Lebih lanjut, Hamka mengajak seluruh pelaku usaha penerima manfaat untuk memupuk rasa syukur atas amanah modal yang diterima, menjaga etos kerja, serta mendoakan kebaikan bagi para muzakki yang telah mempercayakan dana zakatnya melalui BAZNAS.

"Kunci keberhasilan usaha ini dimulai dari rasa syukur, karena insya Allah dengan bersyukur rezeki dan keberkahan usaha akan dilipatgandakan. Kami berharap ikhtiar ini mendatangkan keberkahan bagi keluarga Bapak dan Ibu sekalian. Jangan lupa selipkan doa terbaik bagi para muzakki yang senantiasa berdonasi ke BAZNAS, agar rezeki mereka lapang dan program kebaikan ini dapat menjangkau lebih banyak saudara kita yang membutuhkan," tutup Hamka.

10/09/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Cetak Bibit Unggul Penghafal Al-Quran, BAZNAS dan LPTQ Prov Gorontalo Teken Kerja Sama Pembinaan Tilawah

 

BAZNAS Prov Gorontalo – Komitmen mencetak generasi qurani di bumi Serambi Madinah kian diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Gorontalo. Sinergi ini resmi dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Optimalisasi Pembinaan Tilawah di Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan di Kantor BAZNAS Prov Gorontalo, pada Senin (24/08/2026).

Prosesi penandatanganan naskah kerja sama tersebut diteken secara langsung oleh Ketua Umum LPTQ Provinsi Gorontalo, H. Budiyanto Sidiki, S.Sos., M.Si., bersama Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.H.I.

Dalam kesepakatan tersebut, BAZNAS Provinsi Gorontalo menyalurkan total dukungan pembiayaan sebesar Rp354 juta yang dialokasikan ke dalam dua klaster program prioritas. Klaster pertama difokuskan pada penyelenggaraan pembinaan khusus Tilawah, Tahfidz, dan Kaligrafi Al-Qur'an senilai Rp262 juta yang bersumber dari pos penyaluran zakat Asnaf Fisabilillah. Sementara itu, klaster kedua berupa dukungan biaya sebesar Rp92 juta yang bersumber dari dana infak untuk menopang kesiapan keikutsertaan kafilah Provinsi Gorontalo pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional.

Ketua Umum LPTQ Provinsi Gorontalo, H. Budiyanto Sidiki, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan nyata BAZNAS. Menurutnya, kerja sama ini menjadi instrumen penting untuk mematangkan sistem pembinaan terstruktur demi mencetak kader hafiz, qari, serta kaligrafer berprestasi yang mampu membawa nama harum Gorontalo di kancah nasional.

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.H.I., menegaskan bahwa pengalokasian dana zakat dan infak pada sektor pembinaan tilawah merupakan bagian integral dari amanah syariat dalam asnaf fisabilillah. Dukungan ini diharapkan dapat menjamin keberlangsungan regenerasi para penghafal dan pegiat syiar Al-Qur'an secara berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

 

24/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS Provinsi Gorontalo Resmikan Rumah Bagi Penjual Makanan di Batudaa

GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada Senin (10/8/2026), BAZNAS Provinsi Gorontalo secara resmi menyerahkan sekaligus meresmikan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) milik Ibu Sri Nining, seorang penjual makanan harian yang bermukim di Desa Pangadaa, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Prosesi peresmian dan penyerahan kunci rumah tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Gorontalo, Ismet Tuhala. Acara tersebut turut dihadiri dan disaksikan oleh Camat Batudaa, Kepala Desa Bua beserta jajaran pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bua menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Provinsi Gorontalo terhadap warganya. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa beserta seluruh elemen masyarakat akan selalu bersinergi dan mendukung penuh setiap program kemanusiaan yang diusung oleh BAZNAS demi kesejahteraan bersama.

Senada dengan hal tersebut, Camat Batudaa menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Gorontalo dan seluruh muzaki maupun donatur. Menurutnya, kepercayaan para donatur dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS telah memberikan dampak nyata dan senantiasa menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Melalui program RLHB ini, BAZNAS Provinsi Gorontalo berharap bantuan hunian yang aman dan nyaman tersebut dapat memberikan keberkahan, meringankan beban hidup Ibu Sri Nining, serta memacu semangatnya dalam menjalankan usaha sehari-hari.

12/08/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Tepis Isu Miring dan Paparkan Capaian Semester I, BAZNAS Provinsi Gorontalo Tegaskan Penyaluran Bantuan Ketat dan Transparan Saat RDPU Bersama DPRD

GORONTALO, BAZNAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas, transparansi, dan objektivitas penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Seluruh program bantuan kepada masyarakat dipastikan berjalan sesuai prosedur operasional standar (SOP) dan melalui tahapan verifikasi yang ketat, baik untuk pemohon perorangan maupun usulan berbasis institusi.

Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo yang berlangsung di ruang rapat Komisi IV, Senin (27/07/2026). Agenda utama rapat ini mencakup pemaparan kinerja dan capaian BAZNAS Provinsi Gorontalo Semester I Tahun 2026, sekaligus memberikan klarifikasi resmi atas berbagai isu yang berkembang di publik terkait pemotongan zakat dan indikasi politisasi bantuan.

Rapat strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, S.Ag., M.H.I., bersama jajaran Pimpinan, yakni Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Hasan T. Aja, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Ismet Tuhala, Wakil Ketua III Bidang Pelaporan dan Keuangan Irfan Akadji, serta Wakil Ketua IV Bidang Administrasi H. Marzuki Pakaya.

Menjawab isu mekanisme bantuan, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Gorontalo, Ismet Tuhala, menjelaskan bahwa penyaluran dana zakat terbagi secara tertib dalam dua jalur. Pertama, jalur perorangan yang mewajibkan pemohon membawa dokumen kependudukan lengkap serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah desa atau kelurahan, di mana seluruh prosesnya kini telah didukung sistem administrasi terintegrasi. Kedua, jalur institusional yang disalurkan melalui koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, serta BKKBN, khususnya dalam mendukung program percepatan penanganan stunting di daerah.

Integritas BAZNAS dari pusaran politik juga ditegaskan oleh Wakil Ketua IV, H. Marzuki Pakaya. Ia secara tegas membantah anggapan bahwa penyaluran bantuan BAZNAS ditunggangi kepentingan politik praktis. Penyaluran bantuan murni didasarkan pada pemenuhan kelayakan administrasi dan faktual di lapangan.

"Kalau desa atau kelurahan mengeluarkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan memang layak dibantu, tentu kami proses. Namun, jika syarat administratif dasar seperti surat tersebut tidak ada, kami memastikan tidak bisa memproses permohonan tersebut. Jadi semua berbasis aturan, bukan politik," tegas Marzuki Pakaya.

Sementara itu, merespons isu miring mengenai pemotongan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dianggap belum mencapai nisab, Wakil Ketua I H. Hasan T. Aja memberikan penjelasan teknis. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Provinsi Gorontalo menjalankan pemotongan zakat berdasarkan payung hukum yang sah, yakni Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2019. Dalam regulasi tersebut, akumulasi pendapatan ASN dihitung gabungan dari gaji pokok beserta tunjangan kinerja atau pendapatan dan jasa, bukan semata-mata gaji pokok.

"Jika hanya menghitung gaji pokok, mungkin memang belum mencapai batas nisab. Namun, akumulasi pendapatan mencakup tunjangan dan penghasilan lainnya. Adapun bagi ASN yang pendapatannya belum memenuhi kriteria nisab, alokasi dana tersebut secara otomatis dialihkan sebagai akumulasi infak dan sedekah," terang Hasan.

Sebagai bukti penutup atas akuntabilitas tata kelola keuangan, Wakil Ketua III Irfan Akadji menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Gorontalo berhasil mempertahankan akuntabilitas publik dengan merengkuh opini audit tertinggi.

"Beberapa bulan lalu BAZNAS Provinsi Gorontalo telah selesai diaudit oleh KAP (Kantor Akuntan Publik) independen. Alhamdulillah, hasil audit laporan keuangan kami kembali meraih predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Ini bukti nyata bahwa dana zakat masyarakat dikelola secara transparan dan berstandar keuangan nasional," tutup Irfan.

28/07/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo

Berita Terbaru

Tragedi Longsor di Kota Gorontalo: Seorang Ibu Meninggal, Suami Luka Berat, Anak Selamat
Tragedi Longsor di Kota Gorontalo: Seorang Ibu Meninggal, Suami Luka Berat, Anak Selamat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo pada Senin malam (16/12/2024) memicu tanah longsor di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya. Musibah ini terjadi Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WITA dan menimpa rumah pasangan suami istri, Abdurrahman Daud alias Noval dan Mega Tajuju, yang tinggal di RT 01 RW 01. Longsor yang tiba-tiba itu menimbulkan suara gemuruh besar. Ketiga anak korban, yang tidur di kamar depan, berhasil menyelamatkan diri setelah mendengar suara tersebut. Namun nahas, Abdurrahman dan Mega yang berada di kamar belakang tertimpa material longsor. Mega ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan, sementara Abdurrahman mengalami luka berat dan patah tulang. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Gorontalo langsung bergerak cepat meninjau lokasi bencana pada Selasa pagi (17/12/2024). Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Gorontalo, Marzuki Pakaya, menyatakan keprihatinannya atas musibah ini dan memastikan akan memberikan bantuan sesuai kemampuan. “BAZNAS Provinsi Gorontalo akan berupaya membantu korban dan keluarga sesuai dengan dana yang ada. Ini juga berkat muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS,” ungkap Marzuki. Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama di daerah rawan longsor. Bantuan dan uluran tangan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan duka keluarga korban. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud solidaritas membantu sesama di tengah bencana.
BERITA17/12/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Prov. Gorontalo Gelar Latihan Dasar Santripreneur, 48 Peserta Siap Bangkitkan Usaha
BAZNAS Prov. Gorontalo Gelar Latihan Dasar Santripreneur, 48 Peserta Siap Bangkitkan Usaha
BAZNAS Provinsi Gorontalo mengadakan Latihan Dasar Kelompok (LDK) bagi penerima bantuan usaha program Santripreneur, Jumat (8/11/2024). Kegiatan yang berlangsung di aula kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo ini diikuti oleh 48 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo, dengan fokus meningkatkan keterampilan kewirausahaan. Pelatihan ini memberikan bekal praktis bagi peserta, yang terdiri dari calon pengusaha baru dan pengusaha mikro yang membutuhkan tambahan modal. BAZNAS memberikan dukungan berupa bantuan booth beserta peralatan usaha lengkap. Hal ini diharapkan dapat membantu memperkuat usaha yang sudah ada serta mendorong pembukaan usaha baru. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, yang hadir sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya ketekunan dan inovasi dalam membangun usaha. “Kami ingin para santripreneur memiliki mental wirausaha yang kuat, bukan hanya sekadar menjalankan usaha, tetapi juga menciptakan nilai lebih bagi masyarakat sekitar,” ujar Hamka. Pelatihan ini menjadi langkah konkret BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui program Santripreneur. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, diharapkan para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkembang lebih jauh dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi di daerah masing-masing.
BERITA08/11/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS dan Kemenag Gelar ToT Bahasa Isyarat Al-Qur'an bagi Guru Disabilitas Sensorik di Gorontalo
BAZNAS dan Kemenag Gelar ToT Bahasa Isyarat Al-Qur'an bagi Guru Disabilitas Sensorik di Gorontalo
Gorontalo, 17 Oktober 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) bagi guru dan tenaga pendidik penyandang disabilitas sensorik rungu wicara di Hotel Eljie, Gorontalo. Program ini bertujuan untuk melatih metode pembacaan Al-Qur’an dengan bahasa isyarat, yang ditujukan bagi komunitas disabilitas di Provinsi Gorontalo. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, 17-18 Oktober 2024, dan diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari para guru dan tenaga pendidik penyandang disabilitas. Materi yang diberikan mencakup pengenalan, pengajaran, serta praktik pembacaan Al-Qur’an dengan bahasa isyarat. Acara ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Gorontalo, Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI), dan Asosiasi Juru Bicara Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka oleh Plh. Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Asrul Lasapa, yang berharap agar pelatihan ini mampu mewujudkan masjid yang ramah bagi penyandang disabilitas di Gorontalo. Asrul juga menyebutkan bahwa Mushaf Al-Qur'an Isyarat (MQI) telah dikembangkan sejak 2021, dicetak dalam dua jilid oleh Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur'an (LPMQ), dan diharapkan menjadi pelengkap Al-Qur'an Braille yang sudah tersedia untuk tuna netra. "MQI diharapkan dapat melengkapi Mushaf Al-Qur'an Braille yang sebelumnya sudah dicetak untuk penyandang tuna netra," ujarnya. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, menambahkan bahwa Indonesia adalah negara pertama yang mencetak Al-Qur'an dalam bahasa isyarat, menjadikannya mushaf Al-Qur'an ramah disabilitas yang pertama di dunia. Menurutnya, pelatihan ini penting untuk memastikan para pendidik dapat mengajarkan bahasa isyarat kepada komunitas tuna rungu, sehingga mereka dapat belajar dan memahami Al-Qur'an. "Jumlah penyandang disabilitas tuli di Indonesia mencapai sekitar 2,5 juta orang, termasuk di Gorontalo yang jumlahnya juga cukup signifikan," kata Hamka. Selain BAZNAS dan Kemenag, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan BAZNAS dari berbagai kabupaten dan kota di Gorontalo. Pelatihan ini bertujuan untuk menghasilkan pengajar yang kompeten dalam menyampaikan pembelajaran Al-Qur’an isyarat, sehingga penyandang disabilitas dapat mengakses Al-Qur’an dan lebih memahami agama mereka. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh di komunitas masing-masing, sehingga Muslim penyandang disabilitas dapat semakin mencintai Al-Qur’an melalui bahasa isyarat. Program ini merupakan langkah penting dalam memastikan inklusivitas pendidikan agama bagi semua kalangan, khususnya bagi penyandang disabilitas sensorik di Provinsi Gorontalo. BAZNAS dan Kemenag juga berupaya untuk memperluas akses ini di seluruh Indonesia
BERITA19/10/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Bantuan BAZNAS Se-Sulawesi Utara untuk Korban Banjir di Gorontalo
Bantuan BAZNAS Se-Sulawesi Utara untuk Korban Banjir di Gorontalo
Gorontalo,– BAZNAS Provinsi Gorontalo menerima kunjungan istimewa dari BAZNAS Se-Sulawesi Utara pada Jumat, (09/08/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir di Gorontalo. Rombongan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie di kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Lutfia, yang mewakili BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, menyampaikan bahwa kunjungan ini sebenarnya telah direncanakan sejak lama. "Kami telah merencanakan kunjungan ini untuk memberikan bantuan kepada Gorontalo sejak beberapa waktu lalu, namun karena kesibukan, baru sekarang bisa terlaksana. Kami membawa sejumlah bantuan kemanusiaan," ujar Lutfia. Bantuan yang diberikan berupa Paket Logistik Keluarga yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, seperti beras, gula pasir, susu kaleng, pakaian, pembalut, dan berbagai kebutuhan pangan lainnya. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Se-Sulawesi Utara yang telah datang dari jauh untuk membantu masyarakat Gorontalo yang masih terdampak banjir," ujarnya. Hamka juga menjelaskan bahwa masih banyak warga yang mengungsi di tenda darurat, terutama di wilayah pesisir Danau Limboto. "Rumah mereka belum bisa ditempati karena masih tergenang air, dan beberapa rumah bahkan sudah menjadi sarang nyamuk. Semoga bantuan ini dapat mengurangi kesulitan yang mereka hadapi," tambahnya.
BERITA09/08/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Bantuan dari BI untuk Korban Banjir Gorontalo Disalurkan Melalui BAZNAS Provinsi Gorontalo
Bantuan dari BI untuk Korban Banjir Gorontalo Disalurkan Melalui BAZNAS Provinsi Gorontalo
Gorontalo, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo menerima bantuan dari Bank Indonesia (BI) untuk para korban banjir. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Gorontalo, Dian Nugraha, dan diterima oleh Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, di halaman rumah jabatan gubernur. Selasa, (30/07/2024)- Acara tersebut disaksikan oleh Penjabat Gubernur Mohammad Rudy Salahuddin dan Penjabat Walikota Gorontalo, Ismail Madjid. Bantuan yang diberikan berupa beras, paket seragam sekolah, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya senilai total Rp 170 juta. Bantuan ini akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Bone Bolango. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir," ujar Dian Nugraha
BERITA31/07/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Goes To School
BAZNAS Goes To School
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo memulai program Baznas Goes To School di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo. Program ini bertujuan mensosialisasikan Gerakan Infaq Siswa kepada remaja sekolah menengah. Gorontalo, 25 Juli 2024 - Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menjelaskan bahwa ini adalah kegiatan pertama di tahun 2024. “Kami ingin anak-anak merasakan manfaat berinfaq dan membangun karakter berbagi sejak dini,” ujar Hamka. Melalui edukasi Gerakan Infaq "One Day One Thousand," siswa diajarkan bahwa infaq bukan soal jumlah, tetapi kebahagiaan dan empati berbagi. "Infaq dapat memberi kebahagiaan dan melipatgandakan rezeki. Ini yang harus dipahami anak-anak sejak remaja," tambah Hamka. Program ini juga melibatkan interaksi langsung dengan siswa, termasuk kuis berhadiah yang dipandu oleh Wakil Ketua III, Irfan Akadji. “Kegiatan di setiap sekolah akan berbeda. Di SMA N 1, kami menggunakan kuis, tapi di sekolah lain mungkin ada kegiatan lain,” jelas Hamka. Baznas Goes to School juga merupakan kolaborasi dengan sekolah-sekolah yang akan dilanjutkan ke sekolah lainnya. Hamka mengajak guru untuk ikut menumbuhkan kebiasaan berbagi di kalangan siswa. “Mari kita bangun kebiasaan berbagi untuk kebahagiaan dan rezeki yang lebih baik,” ajaknya. Di akhir acara, Baznas memberikan bantuan sebesar Rp 5.000.000 untuk pembangunan mushola. Hamka berharap program ini menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli dan aktif dalam kegiatan sosial.
BERITA25/07/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Gorontalo.

Lihat Daftar Rekening →