WhatsApp Icon
90 Mustahik Terima Bantuan Usaha, Perempuan Jadi Bagian Besar Penerima Program BAZNAS

GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) sekaligus menyerahkan bantuan tambahan modal usaha kepada 90 mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo, Rabu (4/11/2026), dengan penerima manfaat yang tersebar di 6 kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Prov Gorontalo dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat melalui program pemberdayaan ekonomi produktif. Tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, BAZNAS Prov Gorontalo juga membekali para mustahik dengan pengetahuan, motivasi, serta strategi dasar berdagang agar bantuan yang diterima dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie bersama Wakil Ketua memberikan sambutan sekaligus penguatan kepada para penerima manfaat. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya membangun semangat berwirausaha, mengelola modal dengan baik, memahami kebutuhan pasar, serta menjaga keberlangsungan usaha agar mampu memberikan hasil yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula bahwa sebagian besar permohonan bantuan usaha yang diajukan kepada BAZNAS Provinsi Gorontalo berasal dari kaum perempuan. Kondisi ini menunjukkan besarnya keterlibatan perempuan dalam menggerakkan perekonomian keluarga melalui usaha kecil dan perdagangan. Karena itu, program pemberdayaan ekonomi diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.

Sebanyak 90 mustahik yang berasal dari 6 kabupaten/kota menerima bantuan tambahan modal usaha. Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bahan natura atau barang kebutuhan usaha yang disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan usaha masing-masing penerima manfaat. Penyaluran dalam bentuk barang ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara langsung untuk menunjang kegiatan usaha dan meningkatkan produktivitas para penerima bantuan.

Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi dorongan bagi para mustahik untuk terus mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Ia juga berharap agar bantuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan sesaat, tetapi benar-benar dikelola sebagai modal produktif yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima dan keluarganya.

Melalui kegiatan LDK dan penyaluran bantuan tambahan modal usaha ini, BAZNAS Provinsi Gorontalo ingin memastikan bahwa program pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi juga disertai pembinaan dan penguatan kapasitas penerima manfaat. Dengan demikian, para mustahik diharapkan semakin mandiri secara ekonomi, mampu mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, dan pada akhirnya memiliki kesempatan untuk bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan zakat untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih luas di Provinsi Gorontalo.

04/11/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Provinsi Gorontalo Jalin Kerja Sama dengan Tim Pembina Posyandu, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Masyarakat dan Penurunan Stunting

GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo menjalin kerja sama dengan Tim Pembina Posyandu Provinsi Gorontalo melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Dukungan Program Posyandu dalam Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kesejahteraan Keluarga, dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Penguatan Pelayanan Terpadu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Posyandu Tingkat Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Azlea Convention Center, Selasa (3/11/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, jajaran pemerintah daerah, serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Perjanjian kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua pihak untuk membangun sinergi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat penyelenggaraan pelayanan Posyandu, serta mendorong percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Gorontalo.

Melalui kerja sama tersebut, BAZNAS Provinsi Gorontalo berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mendukung berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam mendukung program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan bahwa salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan Posyandu dapat dilihat dari kontribusinya terhadap penurunan angka stunting. Menurutnya, percepatan penurunan stunting akan lebih mudah diwujudkan apabila dilaksanakan secara terintegrasi dengan melibatkan seluruh sektor terkait.

“Saya berharap melalui pelaksanaan Rakorda ini, Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dapat memberikan dukungan secara maksimal terhadap penguatan penyelenggaraan Posyandu. Dukungan tersebut juga diharapkan datang dari seluruh perangkat daerah dan lintas sektor yang memiliki tanggung jawab terhadap enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu,” ungkap Gusnar.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dan seluruh kader Posyandu atas dedikasi serta pengabdian mereka dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Rakorda Posyandu menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan agar penyelenggaraan Posyandu semakin optimal, terutama dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Arifah menegaskan bahwa pencapaian tujuan pembangunan membutuhkan penanganan yang terpadu dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata dan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

BAZNAS Provinsi Gorontalo berharap penandatanganan kerja sama ini tidak hanya menjadi bentuk kesepakatan antarlembaga, tetapi juga dapat diwujudkan melalui program-program kolaboratif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui sinergi bersama Tim Pembina Posyandu, BAZNAS optimistis kontribusi zakat, infak, dan sedekah dapat semakin diperluas dalam mendukung pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta percepatan penurunan stunting di Provinsi Gorontalo.

Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan pendistribusian dana umat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

03/11/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Provinsi Gorontalo dan PTA Gorontalo Perkuat Kolaborasi untuk Perlindungan Perempuan dan Anak pascaperceraian

GORONTALO — BAZNAS Provinsi Gorontalo bersama Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo memperkuat sinergi dalam upaya membantu perempuan dan anak yang terdampak perceraian serta mendukung penyelesaian persoalan wakaf. Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi kedua lembaga yang berlangsung di Aula PTA Gorontalo, Senin (26/10/2026).

Audiensi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang menghadapi persoalan ekonomi dan pendidikan pascaperceraian. Selain itu, pertemuan tersebut turut membahas dukungan terhadap penyelesaian persoalan itsbat wakaf guna memperluas akses masyarakat terhadap kepastian hukum.

Ketua PTA Gorontalo, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa pengadilan agama di wilayah Gorontalo menangani sekitar 3.000 perkara perceraian setiap tahun, dengan perkara cerai gugat sebagai jenis perkara yang paling dominan. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga keberlangsungan pendidikan anak dan kesejahteraan keluarga.

Melalui kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Gorontalo, bantuan diharapkan dapat menjangkau perempuan dan anak yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat sesuai ketentuan pengelolaan zakat. Dukungan tersebut diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan dasar, menjaga keberlanjutan pendidikan anak, serta meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak perceraian.

Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.Hi., menyambut baik rencana penguatan kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antarlembaga diperlukan agar persoalan sosial dan keumatan dapat ditangani secara lebih terarah, dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, BAZNAS perlu mengambil peran lebih proaktif dalam mengidentifikasi masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai mustahik, sehingga penyaluran bantuan tidak hanya bergantung pada pengajuan proposal, tetapi juga didukung oleh identifikasi kebutuhan di lapangan.

Dalam audiensi tersebut, kedua lembaga juga membahas dukungan terhadap penyelesaian persoalan wakaf. Meskipun pengadilan memiliki mekanisme pembebasan biaya perkara atau prodeo, dukungan melalui kolaborasi program diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap penyelesaian persoalan hukum terkait wakaf.

Sebagai tindak lanjut, PTA Gorontalo dan BAZNAS Provinsi Gorontalo merencanakan penyusunan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama (PKS). Dalam rangka memperkuat sinergi tersebut, kedua pihak juga menyepakati pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan PTA Gorontalo, yang pengaturan dan pelaksanaannya akan dituangkan dalam PKS.

BAZNAS Provinsi Gorontalo berharap kesepakatan ini menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang semakin erat dan berkelanjutan. Pembentukan UPZ di lingkungan PTA Gorontalo diharapkan dapat memperkuat penghimpunan zakat sekaligus mendorong partisipasi dalam pengelolaan ZIS secara terarah, amanah, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus memperluas sinergi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang terdampak perceraian serta masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam penyelesaian persoalan wakaf. Dengan kerja sama yang semakin kuat, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dan upaya mewujudkan kesejahteraan umat di Provinsi Gorontalo dapat berjalan lebih optimal.

26/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Hadir di Rakornas BAZNAS 2026, BAZNAS Provinsi Gorontalo Paparkan Kinerja Positif dan Kunci Sukses Kolaborasi bersama Pemerintah Daerah

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo turut ambil bagian dalam agenda nasional Rapat Koordinasi BAZNAS se-Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta pada 13 hingga 15 Oktober 2026. Mengangkat tema strategis "Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak", momentum ini dimanfaatkan secara optimal oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo untuk memaparkan evaluasi kinerja, capaian penghimpunan dan penyaluran ZIS, serta praktik baik pengelolaan zakat di wilayah Gorontalo di hadapan para peserta dari seluruh tanah air.

Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, menyampaikan bahwa pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Provinsi Gorontalo terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan konsisten dari tahun ke tahun. Hal ini tercermin dari rekam jejak penghimpunan dana yang mencatatkan realisasi sebesar Rp28,75 miliar pada tahun 2023, kemudian naik menjadi Rp29,11 miliar pada tahun 2024, hingga menembus angka Rp30,71 miliar pada tahun 2025 dengan pertumbuhan 5,5 persen secara tahunan (year-on-year). Memasuki tahun 2026, penghimpunan hingga posisi Agustus telah mencapai Rp21,68 miliar atau sekitar 41 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp52,88 miliar. Menghadapi sisa target sebesar Rp31,20 miliar di sisa tahun berjalan, BAZNAS Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk melakukan akselerasi pengumpulan dana guna menutup kesenjangan dan mencapai target akhir tahun secara optimal.

Tidak hanya berfokus pada penghimpunan, efektivitas penyaluran dana ZIS juga menjadi pilar penting yang terus dijaga keseimbangannya. Pada evaluasi kinerja tahun 2025, BAZNAS Provinsi Gorontalo membukukan realisasi pendistribusian dana sebesar Rp4,68 miliar (46 persen) dan pendayagunaan sebesar Rp3,51 miliar (35 persen). Komposisi ini mencerminkan laju eksekusi yang konsisten dalam menyeimbangkan antara pemenuhan kebutuhan dasar mustahik yang bersifat mendesak serta program pemberdayaan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo menyoroti sejumlah dinamika dan praktik baik di tingkat kabupaten yang menjadi motor penggerak lonjakan zakat di daerah. Salah satu capaian fenomenal terjadi di Kabupaten Boalemo, di mana berkat kepemimpinan dan komitmen kuat kepala daerah baru yang secara tegas menginstruksikan kewajiban pemotongan zakat penghasilan sebesar 2,5 persen bagi ASN pada setiap rapat OPD, penghimpunan ZIS melonjak drastis dari yang sebelumnya hanya Rp600 juta pada tahun 2024 menjadi Rp27 miliar pada tahun 2025.

Dukungan serupa juga ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui evaluasi rutin kepatuhan setoran zakat OPD pada momen apel resmi disertai sanksi tegas bagi yang belum menunaikan kewajiban. Sementara itu, Kabupaten Gorontalo Utara berhasil memperkuat basis penghimpunannya dengan memperluas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan masjid sebagai lumbung potensi zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Berbagai capaian dan sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian kepala daerah dan penguatan kelembagaan akar rumput merupakan kunci utama dalam mewujudkan ekosistem zakat yang produktif, akuntabel, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.

Menutup pemaparannya, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie menegaskan bahwa forum koordinasi nasional ini menjadi landasan strategis untuk memperkuat konsolidasi gerakan zakat di seluruh wilayah Gorontalo. Ke depan, BAZNAS Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus mereplikasi keberhasilan kolaborasi dengan pemerintah daerah, memperluas jaringan UPZ hingga ke pelosok desa, serta mempercepat langkah penghimpunan dan penyaluran agar manfaat zakat semakin nyata dirasakan oleh para mustahik, selaras dengan visi bersama mewujudkan pengelolaan zakat nasional yang produktif, transparan, dan berdampak nyata bagi pengentasan kemiskinan.

14/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Kemarau Berkepanjangan, BAZNAS Prov Gorontalo dan DMI Gorontalo Salurkan 250 Paket Sembako Tanggap Bencana di Bone Bolango

BONE BOLANGO, BAZNAS Provinsi Gorontalo – Menyikapi dampak kemarau berkepanjangan yang memicu krisis pangan dan menekan daya beli masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo bergerak cepat melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Berkolaborasi erat dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Gorontalo, BAZNAS menyalurkan bantuan 250 paket sembako bagi keluarga prasejahtera yang terdampak kekeringan di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Bone Bolango, Senin (05/10/2026).

Penyaluran bantuan logistik pangan ini dipusatkan langsung di masjid sebagai sentra penguatan sosial keumatan. Sebanyak 250 penerima manfaat menerima paket bahan pokok lengkap guna memastikan ketersediaan pangan keluarga tetap terjamin di tengah penurunan produktivitas lahan dan berkurangnya sumber mata pencaharian warga akibat musim kering yang belum berkesudahan.

Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menegaskan bahwa pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah harus tanggap terhadap perubahan kondisi sosial masyarakat di lapangan, terutama dalam fase kedaruratan iklim.

"Kemarau panjang ini berdampak langsung pada dapur saudara-saudara kita yang rentan. Untuk itu, BAZNAS menyiapkan total 1.500 paket sembako yang didistribusikan secara merata di 6 kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana, kami hadir memberikan bantalan logistik cepat agar kebutuhan dasar pangan masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus memastikan dana amanah para muzakki menjadi solusi nyata di masa-masa sulit," tegas Hamka Arbie.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Harian DMI Provinsi Gorontalo, H. Hami Dude, menyampaikan apresiasi atas sinergi bersama BAZNAS yang menempatkan masjid sebagai basis kepedulian sosial dan penanganan dampak bencana kekeringan.

"Sinergi DMI dan BAZNAS membuktikan bahwa fungsi masjid tidak hanya sebatas tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat peradaban yang peka terhadap penderitaan jamaah dan warga sekitarnya. Kami berharap bantuan sembako ini dapat meringankan beban hidup masyarakat di tengah cuaca ekstrem kemarau saat ini, memelihara ketahanan pangan keluarga, serta mempererat tali persaudaraan antarumat. Semoga ikhtiar ini mendatangkan keberkahan, membuka pintu rahmat agar hujan segera turun, dan memotivasi para dermawan untuk terus memperkuat solidaritas kemanusiaan bersama BAZNAS," pungkas Hami Dude.

05/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo

Berita Terbaru

BAZNAS DAN PEMPROV GORONTALO TANDATANGANI MOU UNTUK PENGELOLAAN ZAKAT YANG LEBIH OPTIMAL
BAZNAS DAN PEMPROV GORONTALO TANDATANGANI MOU UNTUK PENGELOLAAN ZAKAT YANG LEBIH OPTIMAL
BAZNAS Gorontalo - Kamis,(16/01/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) untuk meningkatkan pengumpulan zakat di lingkungan pemerintahan, Acara ini berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan zakat yang terkumpul bisa dikelola dengan baik dan disalurkan tepat sasaran, terutama untuk membantu masyarakat miskin dan dhuafa di Gorontalo. Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua BAZNAS dan Pj. Gubernur Gorontalo. MOU ini akan mengintegrasikan pengumpulan zakat di lingkungan instansi pemerintah dan diharapkan bisa meningkatkan kesadaran ASN tentang pentingnya zakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat ekonomi umat dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata di Provinsi Gorontalo. Melalui kerjasama ini, BAZNAS Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk mengelola zakat secara transparan dan profesional. Keduanya berharap bahwa program zakat ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat yang berbasis pada manfaat sosial yang lebih luas.
BERITA16/01/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Dukung Program Pemerintah : BAZNAS Prov Gorontalo ambil Peran Sesuai Asnaf
Dukung Program Pemerintah : BAZNAS Prov Gorontalo ambil Peran Sesuai Asnaf
Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo Hadiri Rapat Persiapan Launching Program Makan Siang Gratis Gorontalo –BAZNAS Provinsi Gorontalo turut berpartisipasi dalam rapat persiapan launching program Makan Siang Gratis yang berlangsung di Rumah Dinas Wakil Gubernur pada Jumat (20/12/2024). Program ini bertujuan menyediakan makan siang sehat bagi siswa PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK di Gorontalo. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung program inisiatif pemerintah ini. “Kami siap mendukung kebutuhan program agar berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak Gorontalo,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS akan mengambil peran sesuai dengan ketentuan asnaf yang ada. Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofyan Ibrahim, dan dihadiri oleh Dandrem, kapolda, perwakilan pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta sejumlah Stake Holder. Agenda rapat membahas persiapan uji coba program yang dijadwalkan pada 24 Desember 2024, sebelum resmi diluncurkan pada 2 Januari 2025. Sofyan Ibrahim dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menyukseskan program ini. “Program ini adalah langkah besar untuk meningkatkan gizi dan kesehatan generasi muda. Kami berharap pelaksanaannya bisa berjalan sesuai harapan,” ungkapnya. Dengan sinergi antara pemerintah dan BAZNAS, program Makan Siang Gratis bergizi diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. tutupnya
BERITA20/12/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS GORONTALO SALURKAN 132 PAKET LOGISTIK KELUARGA DI PUNCAK HKSN 2024
BAZNAS GORONTALO SALURKAN 132 PAKET LOGISTIK KELUARGA DI PUNCAK HKSN 2024
Gorontalo – Baznas Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyalurkan 132 paket logistik keluarga kepada penyandang disabilitas, lansia, dan santri. Penyaluran ini berlangsung dalam puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024, yang digelar oleh Dinas Sosial Provinsi Gorontalo di halaman kantor Dinas Sosial Prov Gorontalo, Rabu (18/12/2024). Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, Ketua TP-PKK Provinsi Gorontalo, Djoewiati Kentjana Soebrata, serta perwakilan Baznas Provinsi Gorontalo, yakni Waka II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ismet Tuhala, dan Waka IV Bidang Sekretariat dan Umum, Marzuki Pakaya. Selain menyalurkan bantuan, Baznas Provinsi Gorontalo juga menerima penghargaan dari Dinas Sosial Provinsi Gorontalo atas dukungan dan partisipasinya dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial di daerah. Penghargaan tersebut diterima oleh Ismet Tuhala selaku perwakilan Ketua Baznas Provinsi Gorontalo. “Kami bersyukur dapat berkontribusi dalam momen penting ini. Bantuan yang kami salurkan adalah bagian dari komitmen Baznas untuk terus mendukung masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bidang sosial dan kemanusiaan,” ujar Ismet Tuhala. Semoga kolaborasi antara Baznas dan Dinas Sosial terus berlanjut demi menciptakan kesejahteraan yang merata di Gorontalo
BERITA19/12/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS PROVINSI GORONTALO SALURKAN BANTUAN RP 188 JUTA DI POHUWATO
BAZNAS PROVINSI GORONTALO SALURKAN BANTUAN RP 188 JUTA DI POHUWATO
Pohuwato - Baznas Provinsi Gorontalo menyalurkan program bantuan senilai Rp 188.000.000 di Kantor Baznas Pohuwato, Selasa (17/12/2024). Bantuan tersebut meliputi Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Santri Preneur, Disabilitas Berdaya, dan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk penerima yang tersebar di berbagai kecamatan di Pohuwato. Penyerahan bantuan dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra mewakili Bupati Pohuwato, serta dihadiri sejumlah pejabat daerah, DPRD, dan mitra terkait. Wakil Ketua I Baznas Provinsi Gorontalo, H. Hasan T. Aja, menegaskan bahwa setiap penerima program telah melalui verifikasi ketat agar bantuan tepat sasaran. Ia juga memastikan program Baznas akan terus hadir di wilayah Boalemo dan Pohuwato dengan mempertimbangkan ketersediaan dana. "Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan usaha yang dijalankan semakin berkembang," ujar Hasan. Program ini diharapkan dapat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para penerima manfaat.
BERITA18/12/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Baznas Provinsi Gorontalo Raih Penghargaan Mitra Terbaik dari Universitas Bina Mandiri
Baznas Provinsi Gorontalo Raih Penghargaan Mitra Terbaik dari Universitas Bina Mandiri
Gorontalo - Baznas Provinsi Gorontalo kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan sebagai Mitra Terbaik dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, dalam kegiatan Rapat Kerja Tahunan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Rabu (18/12/2024). Acara bertempat di Aztin Convention Center Universitas Bina Mandiri Gorontalo dengan tema “Bersinergi dan Berinovasi Membangun Mutu dan Kemandirian untuk Mewujudkan Bina Mandiri Unggul, Profesional, dan Mengglobal pada Tahun 2025.” Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Baznas dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di Gorontalo. Melalui sinergi dengan lembaga pendidikan seperti Universitas Bina Mandiri, Baznas terus berkomitmen untuk membantu menciptakan generasi yang mandiri, berkualitas, dan siap bersaing di tingkat global. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja sama yang luar biasa. Baznas Provinsi Gorontalo akan terus mendukung program-program pendidikan untuk kemajuan bersama,” ungkap H. Hamka Arbie usai menerima penghargaan. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi Baznas Provinsi Gorontalo untuk terus berinovasi dan berkontribusi lebih besar lagi bagi masyarakat.
BERITA18/12/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Tragedi Longsor di Kota Gorontalo: Seorang Ibu Meninggal, Suami Luka Berat, Anak Selamat
Tragedi Longsor di Kota Gorontalo: Seorang Ibu Meninggal, Suami Luka Berat, Anak Selamat
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo pada Senin malam (16/12/2024) memicu tanah longsor di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya. Musibah ini terjadi Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WITA dan menimpa rumah pasangan suami istri, Abdurrahman Daud alias Noval dan Mega Tajuju, yang tinggal di RT 01 RW 01. Longsor yang tiba-tiba itu menimbulkan suara gemuruh besar. Ketiga anak korban, yang tidur di kamar depan, berhasil menyelamatkan diri setelah mendengar suara tersebut. Namun nahas, Abdurrahman dan Mega yang berada di kamar belakang tertimpa material longsor. Mega ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan, sementara Abdurrahman mengalami luka berat dan patah tulang. Tim BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Gorontalo langsung bergerak cepat meninjau lokasi bencana pada Selasa pagi (17/12/2024). Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Gorontalo, Marzuki Pakaya, menyatakan keprihatinannya atas musibah ini dan memastikan akan memberikan bantuan sesuai kemampuan. “BAZNAS Provinsi Gorontalo akan berupaya membantu korban dan keluarga sesuai dengan dana yang ada. Ini juga berkat muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS,” ungkap Marzuki. Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama di daerah rawan longsor. Bantuan dan uluran tangan dari berbagai pihak diharapkan dapat meringankan duka keluarga korban. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud solidaritas membantu sesama di tengah bencana.
BERITA17/12/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Prov. Gorontalo Gelar Latihan Dasar Santripreneur, 48 Peserta Siap Bangkitkan Usaha
BAZNAS Prov. Gorontalo Gelar Latihan Dasar Santripreneur, 48 Peserta Siap Bangkitkan Usaha
BAZNAS Provinsi Gorontalo mengadakan Latihan Dasar Kelompok (LDK) bagi penerima bantuan usaha program Santripreneur, Jumat (8/11/2024). Kegiatan yang berlangsung di aula kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo ini diikuti oleh 48 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo, dengan fokus meningkatkan keterampilan kewirausahaan. Pelatihan ini memberikan bekal praktis bagi peserta, yang terdiri dari calon pengusaha baru dan pengusaha mikro yang membutuhkan tambahan modal. BAZNAS memberikan dukungan berupa bantuan booth beserta peralatan usaha lengkap. Hal ini diharapkan dapat membantu memperkuat usaha yang sudah ada serta mendorong pembukaan usaha baru. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, yang hadir sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya ketekunan dan inovasi dalam membangun usaha. “Kami ingin para santripreneur memiliki mental wirausaha yang kuat, bukan hanya sekadar menjalankan usaha, tetapi juga menciptakan nilai lebih bagi masyarakat sekitar,” ujar Hamka. Pelatihan ini menjadi langkah konkret BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui program Santripreneur. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, diharapkan para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkembang lebih jauh dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi di daerah masing-masing.
BERITA08/11/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS dan Kemenag Gelar ToT Bahasa Isyarat Al-Qur'an bagi Guru Disabilitas Sensorik di Gorontalo
BAZNAS dan Kemenag Gelar ToT Bahasa Isyarat Al-Qur'an bagi Guru Disabilitas Sensorik di Gorontalo
Gorontalo, 17 Oktober 2024 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) bagi guru dan tenaga pendidik penyandang disabilitas sensorik rungu wicara di Hotel Eljie, Gorontalo. Program ini bertujuan untuk melatih metode pembacaan Al-Qur’an dengan bahasa isyarat, yang ditujukan bagi komunitas disabilitas di Provinsi Gorontalo. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, 17-18 Oktober 2024, dan diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari para guru dan tenaga pendidik penyandang disabilitas. Materi yang diberikan mencakup pengenalan, pengajaran, serta praktik pembacaan Al-Qur’an dengan bahasa isyarat. Acara ini merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Gorontalo, Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI), dan Asosiasi Juru Bicara Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka oleh Plh. Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Asrul Lasapa, yang berharap agar pelatihan ini mampu mewujudkan masjid yang ramah bagi penyandang disabilitas di Gorontalo. Asrul juga menyebutkan bahwa Mushaf Al-Qur'an Isyarat (MQI) telah dikembangkan sejak 2021, dicetak dalam dua jilid oleh Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur'an (LPMQ), dan diharapkan menjadi pelengkap Al-Qur'an Braille yang sudah tersedia untuk tuna netra. "MQI diharapkan dapat melengkapi Mushaf Al-Qur'an Braille yang sebelumnya sudah dicetak untuk penyandang tuna netra," ujarnya. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, menambahkan bahwa Indonesia adalah negara pertama yang mencetak Al-Qur'an dalam bahasa isyarat, menjadikannya mushaf Al-Qur'an ramah disabilitas yang pertama di dunia. Menurutnya, pelatihan ini penting untuk memastikan para pendidik dapat mengajarkan bahasa isyarat kepada komunitas tuna rungu, sehingga mereka dapat belajar dan memahami Al-Qur'an. "Jumlah penyandang disabilitas tuli di Indonesia mencapai sekitar 2,5 juta orang, termasuk di Gorontalo yang jumlahnya juga cukup signifikan," kata Hamka. Selain BAZNAS dan Kemenag, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan BAZNAS dari berbagai kabupaten dan kota di Gorontalo. Pelatihan ini bertujuan untuk menghasilkan pengajar yang kompeten dalam menyampaikan pembelajaran Al-Qur’an isyarat, sehingga penyandang disabilitas dapat mengakses Al-Qur’an dan lebih memahami agama mereka. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh di komunitas masing-masing, sehingga Muslim penyandang disabilitas dapat semakin mencintai Al-Qur’an melalui bahasa isyarat. Program ini merupakan langkah penting dalam memastikan inklusivitas pendidikan agama bagi semua kalangan, khususnya bagi penyandang disabilitas sensorik di Provinsi Gorontalo. BAZNAS dan Kemenag juga berupaya untuk memperluas akses ini di seluruh Indonesia
BERITA19/10/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Bantuan BAZNAS Se-Sulawesi Utara untuk Korban Banjir di Gorontalo
Bantuan BAZNAS Se-Sulawesi Utara untuk Korban Banjir di Gorontalo
Gorontalo,– BAZNAS Provinsi Gorontalo menerima kunjungan istimewa dari BAZNAS Se-Sulawesi Utara pada Jumat, (09/08/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir di Gorontalo. Rombongan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie di kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo. Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, Lutfia, yang mewakili BAZNAS kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, menyampaikan bahwa kunjungan ini sebenarnya telah direncanakan sejak lama. "Kami telah merencanakan kunjungan ini untuk memberikan bantuan kepada Gorontalo sejak beberapa waktu lalu, namun karena kesibukan, baru sekarang bisa terlaksana. Kami membawa sejumlah bantuan kemanusiaan," ujar Lutfia. Bantuan yang diberikan berupa Paket Logistik Keluarga yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, seperti beras, gula pasir, susu kaleng, pakaian, pembalut, dan berbagai kebutuhan pangan lainnya. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Se-Sulawesi Utara yang telah datang dari jauh untuk membantu masyarakat Gorontalo yang masih terdampak banjir," ujarnya. Hamka juga menjelaskan bahwa masih banyak warga yang mengungsi di tenda darurat, terutama di wilayah pesisir Danau Limboto. "Rumah mereka belum bisa ditempati karena masih tergenang air, dan beberapa rumah bahkan sudah menjadi sarang nyamuk. Semoga bantuan ini dapat mengurangi kesulitan yang mereka hadapi," tambahnya.
BERITA09/08/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Bantuan dari BI untuk Korban Banjir Gorontalo Disalurkan Melalui BAZNAS Provinsi Gorontalo
Bantuan dari BI untuk Korban Banjir Gorontalo Disalurkan Melalui BAZNAS Provinsi Gorontalo
Gorontalo, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo menerima bantuan dari Bank Indonesia (BI) untuk para korban banjir. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Gorontalo, Dian Nugraha, dan diterima oleh Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, di halaman rumah jabatan gubernur. Selasa, (30/07/2024)- Acara tersebut disaksikan oleh Penjabat Gubernur Mohammad Rudy Salahuddin dan Penjabat Walikota Gorontalo, Ismail Madjid. Bantuan yang diberikan berupa beras, paket seragam sekolah, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya senilai total Rp 170 juta. Bantuan ini akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Bone Bolango. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir," ujar Dian Nugraha
BERITA31/07/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Goes To School
BAZNAS Goes To School
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo memulai program Baznas Goes To School di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo. Program ini bertujuan mensosialisasikan Gerakan Infaq Siswa kepada remaja sekolah menengah. Gorontalo, 25 Juli 2024 - Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menjelaskan bahwa ini adalah kegiatan pertama di tahun 2024. “Kami ingin anak-anak merasakan manfaat berinfaq dan membangun karakter berbagi sejak dini,” ujar Hamka. Melalui edukasi Gerakan Infaq "One Day One Thousand," siswa diajarkan bahwa infaq bukan soal jumlah, tetapi kebahagiaan dan empati berbagi. "Infaq dapat memberi kebahagiaan dan melipatgandakan rezeki. Ini yang harus dipahami anak-anak sejak remaja," tambah Hamka. Program ini juga melibatkan interaksi langsung dengan siswa, termasuk kuis berhadiah yang dipandu oleh Wakil Ketua III, Irfan Akadji. “Kegiatan di setiap sekolah akan berbeda. Di SMA N 1, kami menggunakan kuis, tapi di sekolah lain mungkin ada kegiatan lain,” jelas Hamka. Baznas Goes to School juga merupakan kolaborasi dengan sekolah-sekolah yang akan dilanjutkan ke sekolah lainnya. Hamka mengajak guru untuk ikut menumbuhkan kebiasaan berbagi di kalangan siswa. “Mari kita bangun kebiasaan berbagi untuk kebahagiaan dan rezeki yang lebih baik,” ajaknya. Di akhir acara, Baznas memberikan bantuan sebesar Rp 5.000.000 untuk pembangunan mushola. Hamka berharap program ini menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli dan aktif dalam kegiatan sosial.
BERITA25/07/2024 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Gorontalo.

Lihat Daftar Rekening →