WhatsApp Icon
Sambut Tahun Ajaran Baru, BAZNAS Gorontalo Pastikan Pelajar Kurang Mampu Berbekal Peralatan Sekolah Baru

GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo resmi menjalin kemitraan strategis dengan CV Mufidah Gorontalo guna memperluas akses dan mutu pendidikan daerah. Komitmen bersama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengadaan 1.000 paket belajar bagi siswa-siswi SMA dan SMK dari keluarga dhuafa, Senin (08/06/2026).

Prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor CV Mufidah Gorontalo, yang dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, bersama Pimpinan CV Mufidah Gorontalo.

Kemitraan ini diinisiasi sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab bersama dalam memitigasi angka putus sekolah akibat kendala ekonomi. Melalui pengadaan 1.000 paket belajar ini, kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk membantu pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah mendasar bagi para pelajar prasejahtera di wilayah Provinsi Gorontalo menjelang tahun ajaran baru.

Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menegaskan bahwa intervensi ini sengaja dikejar sebelum kalender akademik dimulai. Langkah ini diambil untuk memastikan aspek psikologis dan kesiapan belajar para siswa dari keluarga tidak mampu tetap terjaga.

Sinergi korporasi bersama lembaga zakat ini diharapkan mampu memantik kesadaran sektor swasta lainnya di Gorontalo untuk turut mengintegrasikan program tanggung jawab sosial mereka ke dalam sektor pendidikan, demi melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

08/06/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Jelang Iduladha, PT Karsa Utama Lestari Percayakan Penyaluran 500 Sak Beras Melalui BAZNAS Gorontalo

GORONTALO – Memasuki momentum menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, PT Karsa Utama Lestari Gorontalo kembali mengandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo dalam merealisasikan program tanggung jawab sosial perusahaan. Kolaborasi kemanusiaan ini diwujudkan melalui pendistribusian bantuan pangan berupa 500 sak beras berukuran 5 kilogram kepada masyarakat prasejahtera, Senin (25/05/2026).

Aksi pemenuhan kebutuhan dasar ini menyasar ratusan kepala keluarga yang tersebar di lima wilayah strategis Kabupaten Gorontalo, meliputi Desa Dungalio, Desa Ilomangga, Desa Barakati, Desa Padengo, dan Desa Dunggala.

Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, didampingi jajaran Wakil Ketua serta kepala desa setempat, turun langsung memimpin proses penyerahan bantuan di lapangan guna memastikan seluruh logistik terdistribusi secara akurat dan tepat sasaran.

Dalam penyampaiannya, H. Hamka Arbie mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan kontribusi berkelanjutan dari Direktur PT Karsa Utama Lestari, H. Jaenal Mappe, yang secara konsisten meletakkan basis kepercayaan penyalurannya kepada pihak BAZNAS Provinsi Gorontalo.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak H. Jaenal Mappe atas kepercayaan yang kembali didelegasikan kepada BAZNAS. Kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen korporasi dalam merespons kebutuhan sosial masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan," ujar Hamka Arbie.

Lebih lanjut, pimpinan BAZNAS Gorontalo tersebut menegaskan harapan agar bantuan beras ini mampu memitigasi lonjakan kebutuhan pokok serta menjaga ketahanan pangan tingkat rumah tangga menjelang hari raya kurban. Sinergi ini juga diharapkan dapat menjadi role model bagi pelaku industri dan sektor swasta lainnya di wilayah Gorontalo untuk mengintegrasikan program kepedulian sosial mereka melalui lembaga pengelola zakat resmi demi daya jangkau yang lebih luas dan terukur.

25/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Sinergi BAZNAS Provinsi Gorontalo dan Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk 354 Pelaku UMKM

GORONTALO – BAZNAS Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka penguatan ekonomi kerakyatan. Program yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo ini difasilitasi oleh Bank SulutGo dan diselenggarakan di halaman Kantor Bank SulutGo Cabang Kabupaten Gorontalo pada Kamis (21/05/2026).

Sebanyak 354 pelaku UMKM dari dua wilayah, yakni Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara, ditetapkan sebagai penerima manfaat. Dalam penyaluran ini, masing-masing pelaku usaha menerima bantuan modal sebesar Rp1.200.000 guna mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha kecil mereka.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Gorontalo, Idha Syahidah Rusli Habibie, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi BAZNAS dalam mengintervensi kemiskinan melalui sektor produktif. Beliau berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan dana stimulus ini dengan bijak demi meningkatkan pendapatan keluarga dan menggerakkan ekonomi daerah.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana zakat yang produktif. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar para pelaku usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan mandiri secara ekonomi di masa depan.

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Bank SulutGo Cabang Limboto, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Gorontalo. Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran.

22/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Dukung Indonesia Emas 2045, BAZNAS dan BKKBN Provinsi Gorontalo Jalin Kerja Sama Strategis Tekan Kemiskinan dan Stunting

GORONTALO – Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, bersama jajaran Wakil Ketua menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Kemendukbangga, Senin (04/05/2026). Pertemuan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Provinsi Gorontalo dan BKKBN Perwakilan Provinsi Gorontalo sebagai langkah konkret mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menyelaraskan langkah lintas sektor untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Acara ini turut disaksikan langsung oleh Gubernur Gorontalo, H. Gusnar Ismail, serta Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, H. Effendi Korompot.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Gorontalo H. Gusnar Ismail memaparkan perkembangan indikator kesejahteraan di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa persentase kemiskinan pada tahun 2025 telah berhasil ditekan dan mengalami penurunan sebesar 1,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski menunjukkan tren positif, angka tersebut diakui masih berada di atas rata-rata nasional yang menyentuh angka 8,25 persen.

Selain kemiskinan, penurunan juga terjadi pada prevalensi stunting. Namun, Gubernur menekankan bahwa capaian tersebut masih memerlukan kerja keras kolektif karena masih cukup jauh dari rata-rata nasional sebesar 19,8 persen. Penandatanganan MoU antara BAZNAS dan BKKBN ini diharapkan mampu mempercepat intervensi terhadap masalah kemiskinan ekstrem dan stunting melalui pendayagunaan zakat yang lebih terarah dan kolaboratif di Provinsi Gorontalo.

04/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Rayakan Milad ke-27 Masjid Al Mourky, BAZNAS Gorontalo Salurkan 50 Paket Sembako untuk Dhuafa dan Yatim

GORONTALO – Merayakan hari jadi Masjid Al Mourky yang ke-27, BAZNAS Provinsi Gorontalo turut hadir membawa kebahagiaan bagi warga sekitar melalui penyaluran bantuan logistik. Sebanyak 50 paket sembako diserahkan secara khusus kepada kaum dhuafa dan anak yatim yang tinggal di wilayah Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat (01/05/2026).

Kegiatan penyaluran yang berlangsung di dalam kompleks Masjid Al Mourky ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad masjid yang telah menjadi pusat syiar Islam di desa tersebut selama hampir tiga dekade. Paket bantuan yang berisi bahan pangan pokok ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, sekaligus menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan bapak Ismet Tuhala, menyatakan bahwa momentum Milad masjid ini sangat tepat untuk memperkuat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Melalui sinergi antara lembaga zakat dan pengurus masjid, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga mempererat ikatan persaudaraan antarwarga di Desa Luhu.

Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti lokasi kegiatan saat satu per satu paket sembako diserahkan kepada para lansia dan anak-anak yatim. Program ini kembali menegaskan peran masjid dan BAZNAS sebagai pilar utama dalam pemberdayaan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Gorontalo.

01/05/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo

Berita Terbaru

Ketua BAZNAS Gorontalo Resmi Menutup Rakorda BAZNAS Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara
Ketua BAZNAS Gorontalo Resmi Menutup Rakorda BAZNAS Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara
Sulawesi Utara – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Gorontalo dan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara tahun 2025 resmi ditutup pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Sulawesi Utara ini ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.Hi., menandai berakhirnya rangkaian agenda koordinasi dan konsolidasi dua provinsi dalam memperkuat pengelolaan zakat di kawasan timur Indonesia. Dalam sambutannya, H. Hamka Arbie menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Rakorda yang telah aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah, Rakorda tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, terutama dalam penguatan penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih tepat sasaran,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Rakorda tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ruang untuk menyusun strategi kolaboratif antarwilayah dalam mengoptimalkan potensi zakat. “Kita berharap, hasil pembahasan dalam Rakorda ini dapat diimplementasikan secara nyata di daerah masing-masing. Sinergi dan inovasi harus terus dijaga agar zakat benar-benar hadir sebagai solusi bagi kesejahteraan umat,” tambahnya. Penutupan kegiatan ini juga menjadi penegasan komitmen bersama antara BAZNAS Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara untuk memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas. Melalui koordinasi lintas wilayah, BAZNAS berharap dapat memperluas jangkauan pelayanan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Rakorda tahun 2025 ini diharapkan menjadi titik awal bagi kolaborasi yang lebih erat antarwilayah, demi terwujudnya pengelolaan zakat yang efektif dan berdaya guna bagi kesejahteraan umat di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.
BERITA16/11/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Rakor Hari Kedua Fokus Bahas Strategi Penghimpunan dan Penyaluran ZIS-DSKL
Rakor Hari Kedua Fokus Bahas Strategi Penghimpunan dan Penyaluran ZIS-DSKL
Rangkaian Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Se-Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara Tahun 2025 memasuki hari kedua pada Kamis, 13 November 2025, dengan pembahasan fokus pada strategi optimalisasi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL). Pada sesi ini, peserta Rakorda menerima materi dari Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., selaku narasumber dari Bidang Perencanaan dan Pengembangan BAZNAS Republik Indonesia. Beliau memaparkan berbagai pendekatan strategis dan inovatif yang dapat diterapkan oleh BAZNAS daerah dalam meningkatkan kepercayaan publik, efektivitas penghimpunan, serta akurasi dalam menyalurkan dana zakat kepada mustahik yang berhak menerima. Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Hambali menekankan pentingnya transformasi sistem penghimpunan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan karakteristik masyarakat saat ini. Ia juga menyoroti urgensi data yang valid dan terintegrasi untuk mendukung penyaluran yang tepat sasaran dan berkelanjutan. "Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga solusi sosial. Agar manfaatnya terasa luas, maka proses penghimpunan dan distribusinya harus dikelola secara profesional, transparan, dan didukung sistem yang kuat,” ungkapnya di hadapan para peserta. Peserta Rakorda yang terdiri dari pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Gorontalo dan Sulawesi Utara menyambut baik materi tersebut dan berdiskusi aktif mengenai praktik dan tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing. Rakorda yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 November 2025, di salah satu hotel di Sulawesi Utara ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan antarwilayah, menyelaraskan program kerja, serta membangun sinergi yang solid dalam pengelolaan zakat yang lebih efektif dan berdampak.
BERITA13/11/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Rakor Daerah BAZNAS Se-Provinsi Gorontalo dan Sulut Tahun 2025 Resmi Dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI
Rakor Daerah BAZNAS Se-Provinsi Gorontalo dan Sulut Tahun 2025 Resmi Dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI
Manado – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional Se-Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara resmi dibuka oleh Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia, H. Ahmad Sudrajat, Lc., M.A., pada Rabu (12/11/2025), di salah satu hotel di wilayah Sulawesi Utara. Acara ini menjadi forum penting untuk menyatukan langkah, menyusun strategi, dan memperkuat sinergi pengelolaan zakat antarwilayah. Dalam sambutannya, H. Ahmad Sudrajat menegaskan bahwa zakat dalam Islam bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan umat. Ia mengajak seluruh pengelola BAZNAS di wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara untuk memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel, profesional, dan berdampak langsung pada masyarakat. Rakorda ini juga menjadi ajang memperkuat komitmen dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik. BAZNAS didorong untuk mengembangkan program zakat produktif—melalui pelatihan keterampilan, pemberian modal usaha, serta pembentukan komunitas ekonomi—agar mustahik mampu bertransformasi menjadi muzakki. Peningkatan kualitas SDM juga menjadi sorotan. Pemanfaatan dana zakat untuk beasiswa, pendidikan, dan pengembangan generasi muda dinilai penting untuk membangun fondasi kesejahteraan jangka panjang di wilayah ini. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Drs. Ulyas Taha, M.Pd., serta Pimpinan BAZNAS RI Prof. Dr. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, Ph.D. selaku Koordinator Wilayah Sulawesi Utara. Sementara itu, H. Ahmad Sudrajat, Lc., M.A. bertindak sebagai Koordinator Wilayah Gorontalo. Rakorda yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 November 2025 ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Gorontalo dan Sulawesi Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan visi dan strategi dalam memperkuat peran zakat sebagai pilar utama pemberdayaan umat di kawasan timur Indonesia.
BERITA13/11/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Tandatangani MoU dan Serahkan Kartu NPWZ pada Pelantikan Ketua IDI Wilayah Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Tandatangani MoU dan Serahkan Kartu NPWZ pada Pelantikan Ketua IDI Wilayah Gorontalo
GORONTALO – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo menghadiri pelantikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.N., FISQua., yang digelar di Ballroom Azlea Convention Centre pada Ahad (2/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Gorontalo juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta penyerahan Kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada pengurus IDI sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menguatkan gerakan zakat profesi di kalangan tenaga kesehatan. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, M.Hi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan organisasi profesi. “Kolaborasi ini kami pandang strategis, karena para dokter memiliki peran besar dalam mendorong kesadaran berzakat di kalangan profesional. Kami berharap MoU ini menjadi awal yang baik dalam pengelolaan zakat yang lebih luas dan terarah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.N., FISQua., menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen IDI dalam mendukung program zakat nasional. “Kami siap bersinergi dengan BAZNAS untuk menumbuhkan kesadaran berzakat di lingkungan tenaga medis. Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi umat dan menjadi ladang kebaikan bagi kita semua,” ungkapnya. Penandatanganan MoU dan penyerahan NPWZ ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperluas partisipasi zakat profesi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia medis dan lembaga zakat dalam upaya membangun kesejahteraan umat.
BERITA03/11/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Membangun Ekonomi Umat Lewat GP3Z, Baznas Gorontalo dan Kemenag Gorontalo Teken MoU
Membangun Ekonomi Umat Lewat GP3Z, Baznas Gorontalo dan Kemenag Gorontalo Teken MoU
Gorontalo (gorontalo.baznas.go.id) - Dalam upaya memperkuat gerakan zakat berbasis data dan sistematis, BAZNAS Provinsi Gorontalo dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo resmi menandatangani nota kesepahaman terkait pelaksanaan Gerakan Pendataan Potensi dan Pengumpulan Zakat (GP3Z). Penandatanganan tersebut dilakukan pada Rabu, 29 Oktober 2025, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) GP3Z yang berlangsung di Nafil Resto Room, Kabupaten Bone Bolango. Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, dan Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie. Penandatanganan ini kemudian dilanjutkan oleh jajaran kepala Kemenag kabupaten/kota serta ketua BAZNAS tingkat daerah. Dalam kesempatan tersebut, Kanwil Kemenag Gorontalo menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya bentuk dukungan kelembagaan, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat sistem pengelolaan zakat yang profesional, terukur, dan berdampak luas. Ia menyoroti pentingnya menjadikan zakat sebagai kekuatan pemberdayaan ekonomi umat, bukan sekadar kewajiban keagamaan. Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Gorontalo menyampaikan bahwa sinergi ini menjadi pijakan penting dalam membangun sistem zakat yang modern dan efisien, terutama melalui pendekatan digitalisasi dan pemetaan potensi zakat secara lebih detail. Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat untuk melaksanakan sejumlah langkah strategis, antara lain: membangun kesadaran zakat di masyarakat, memperkuat basis data zakat secara terintegrasi, mengoptimalkan peran ASN KUA sebagai amil, serta memperluas sumber zakat dari berbagai sektor. Selain itu, program ini juga mencakup penyusunan data zakat berbasis keluarga (by name by address) dan penguatan peran kelembagaan BAZNAS dalam pengelolaan zakat secara profesional. Diharapkan, kerja sama ini mampu mempercepat realisasi program-program pemberdayaan berbasis zakat di Gorontalo, serta menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi umat secara berkelanjutan.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Gelar Kolaborasi Program Kurasi UMKM Berbasis Wilayah untuk Tingkatkan Daya Saing Mustahik
BAZNAS Gorontalo Gelar Kolaborasi Program Kurasi UMKM Berbasis Wilayah untuk Tingkatkan Daya Saing Mustahik
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan bertajuk “Informasi dan Kolaborasi Program Peningkatan Daya Saing Produk Binaan Kurasi UMKM Berbasis Wilayah”, yang digelar pada Selasa (28/10/2025) di Aula Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik BAZNAS RI, Bapak Agung Sugeng Pramono, Coach Juki selaku Kurator dan Owner Bakmi Sultan, Owner Titi Food Ibu Minarti Buo, serta para pelaku UMKM binaan BAZNAS Provinsi Gorontalo. Acara ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara BAZNAS, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan dunia industri dalam memperkuat ekosistem ekonomi mustahik yang berkelanjutan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.Hi., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha binaan agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. “Program kurasi UMKM ini tidak hanya tentang produk, tapi tentang perubahan pola pikir. Kami ingin para pelaku usaha binaan memiliki semangat tumbuh, berdaya, dan siap menghadapi pasar yang lebih luas,” ujarnya. Melalui program kurasi ini, BAZNAS bersama para mitra melakukan seleksi, pendampingan, dan pembinaan terhadap produk-produk unggulan berbasis wilayah, dengan tujuan agar setiap produk binaan memiliki standar kualitas, legalitas, dan nilai tambah yang layak menembus pasar lokal, nasional, bahkan global. Lebih jauh, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor — antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga keuangan — untuk membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. “Kami percaya, dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa menciptakan rantai nilai ekonomi umat yang saling menguatkan — dari produksi, kurasi, hingga pemasaran,” tambah Hamka. Kepada para pelaku UMKM binaan, Ketua BAZNAS Gorontalo juga memberikan pesan motivatif agar terus semangat dan tidak berhenti berinovasi. “Gunakan kesempatan ini untuk belajar, berjejaring, dan meningkatkan kualitas produk serta manajemen usaha. Daya saing hanya tumbuh dari semangat untuk terus memperbaiki diri,” pesannya. Di akhir sambutannya, Hamka Arbie menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga langkah kecil hari ini menjadi bagian dari ikhtiar besar dalam menumbuhkan ekonomi umat yang mandiri dan berkeadilan,” tutupnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Gorontalo berharap program kurasi UMKM dapat menjadi katalis dalam menciptakan pelaku usaha mustahik yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing tinggi, membawa manfaat bagi ekonomi umat secara menyeluruh.
BERITA28/10/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo dan BLK Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, Dorong Kemandirian dan Keterampilan Masyarakat
BAZNAS Gorontalo dan BLK Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, Dorong Kemandirian dan Keterampilan Masyarakat
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo bersama UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo menggelar acara penutupan pelatihan berbasis kompetensi, Selasa (21/10/2025) di Aula BLK Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Naker, ESDM, dan Trans Provinsi Gorontalo, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, M.Hi., Kepala BLK, serta seluruh peserta pelatihan dari berbagai kejuruan. Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS dan BLK Provinsi Gorontalo, dengan tiga bidang kejuruan yaitu Makeup Artis, Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, dan Pembuatan Roti dan Kue. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang kerja baru, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga mustahik. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Gorontalo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada peserta pelatihan, yang dirangkaikan dengan penyerahan buku tabungan dan sertifikat pelatihan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan komitmen peserta selama mengikuti kegiatan. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.Hi., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesinambungan kegiatan pelatihan seperti ini. “Program seperti ini tidak boleh dihilangkan, karena terbukti sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru. Semua bantuan yang diberikan tidak akan terwujud tanpa adanya peran para muzaki. Sebab tanpa mereka, tidak akan ada bantuan seperti ini,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum bagi BAZNAS untuk memperkenalkan kembali peran dan fungsi lembaga kepada masyarakat. “Melalui kesempatan ini, kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Semakin banyak muzaki yang menyalurkan zakatnya, semakin besar pula manfaat yang bisa kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan,” tambah Hamka Arbie. Sementara itu, Kepala Dinas Naker, ESDM, dan Trans Provinsi Gorontalo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara BAZNAS dan BLK yang dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas SDM di daerah. “Pelatihan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari dunia kerja yang sesungguhnya. Dari sinilah para peserta mulai mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS dan BLK Provinsi Gorontalo berharap para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk mandiri secara ekonomi dan menjadi pelaku usaha produktif yang turut memperkuat perekonomian daerah.
BERITA21/10/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Resmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pohuwato, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Mustahik
BAZNAS Resmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pohuwato, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Mustahik
POHUWATO – Rabu (15/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara resmi meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pohuwato yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Acara yang berlangsung di kompleks RSB Pohuwato pada pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM., Wakil Bupati Pohuwato Iwan Syafruddin Adam, S.H., Anggota DPD RI H. Syarief Mbuinga, S.Pd.I., SE., MM., Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, M.Hi., Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, S.E.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Pohuwato Daiman Ali, S.HI., M.Si., Kepala RSB Pohuwato dr. Fitrianti Ismail, serta unsur Forkopimda, para muzaki, mustahik, dan rekan-rekan media. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pohuwato merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Pohuwato, dan Pemerintah Daerah Pohuwato, yang didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, gratis, dan berkualitas bagi para mustahik. RSB ini juga berperan dalam memperluas kepesertaan BPJS masyarakat serta mendukung program kesehatan nasional melalui kegiatan preventif, promotif, dan rehabilitatif. Pimpinan BAZNAS RI, KH. Achmad Sudrajat, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya RSB pertama di Provinsi Gorontalo ini. “Alhamdulillah, berdirinya Rumah Sehat BAZNAS Pohuwato menjadi tonggak penting bagi pelayanan kesehatan berbasis zakat di Gorontalo. Kami berharap RSB ini dapat menjadi rumah harapan bagi masyarakat kurang mampu, tempat mereka mendapatkan layanan kesehatan dengan mudah dan bermartabat,” ujarnya. RSB Pohuwato menjadi Rumah Sehat BAZNAS pertama dan satu-satunya di Provinsi Gorontalo, sekaligus melengkapi deretan 36 RSB BAZNAS yang telah berdiri dan dalam proses pembangunan di seluruh Indonesia. Keberadaan RSB ini menjadi langkah konkret dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, turut mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh BAZNAS RI dan Pemerintah Daerah Pohuwato. “Kami menyambut baik kehadiran RSB ini sebagai bukti nyata bahwa dana zakat tidak hanya membantu dalam bentuk konsumtif, tetapi juga membangun fasilitas sosial yang berkelanjutan dan berdampak besar bagi umat,” ungkapnya. Pembangunan RSB Pohuwato dibiayai melalui dana zakat yang disalurkan oleh BAZNAS RI sebesar Rp2,15 miliar, yang digunakan untuk pembangunan konstruksi, pengadaan alat kesehatan (alkes), operasional awal, dan penyediaan ambulans. Selain itu, BAZNAS memastikan pengelolaan RSB dilakukan secara profesional, akuntabel, dan melibatkan tenaga kesehatan lokal. Sementara itu, Wakil Bupati Pohuwato Iwan Syafruddin Adam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam bidang kesehatan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, kami sangat berterima kasih atas kehadiran RSB ini. Ini bukan hanya bangunan fisik, tapi simbol kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Pohuwato,” ucapnya. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS terus mencatat peningkatan jumlah penerima manfaat dari layanan RSB di seluruh Indonesia. Tercatat pada tahun 2024, ada lebih dari 248.000 penerima manfaat yang mendapatkan pelayanan dan penyuluhan kesehatan dari tenaga medis RSB. Melalui program ini, BAZNAS menegaskan kembali komitmennya sebagai lembaga utama dalam menyejahterakan umat, termasuk dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat miskin yang kesulitan berobat karena keterbatasan ekonomi. Rumah Sehat BAZNAS hadir untuk mereka,” tutup KH. Achmad Sudrajat.
BERITA16/10/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Zakat Maal Berupa 500 Sak Beras di Wilayah Pesisir Danau Limboto
BAZNAS Gorontalo Salurkan Zakat Maal Berupa 500 Sak Beras di Wilayah Pesisir Danau Limboto
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan zakat maal dalam bentuk beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 500 sak beras masing-masing berukuran 5 kilogram dibagikan kepada warga yang berada di tiga kecamatan pesisir Danau Limboto, yakni Kecamatan Limboto, Kecamatan Telaga Biru, dan Kecamatan Telaga, pada Kamis (26/9/2025). Penyaluran ini merupakan hasil kerja sama antara PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo dan BAZNAS Provinsi Gorontalo, sebagai wujud kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga zakat dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat yang rentan secara ekonomi. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menyampaikan bahwa penyaluran zakat maal dalam bentuk beras ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat secara tepat sasaran. “Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Karsa Utama Lestari atas kepercayaannya kepada BAZNAS untuk menyalurkan zakat maal ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya. Lebih lanjut, Hamka menjelaskan bahwa wilayah pesisir Danau Limboto dipilih karena termasuk kawasan yang tingkat kerentanannya cukup tinggi. Bantuan beras diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di daerah tersebut. Penyaluran dilakukan secara langsung di rumah warga di masing-masing kecamatan, dengan pengawasan dan pendampingan dari tim BAZNAS dan tokoh Masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga bukti nyata bahwa zakat maal dapat dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
BERITA26/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Baznas dan Kemenag Gorontalo Dorong Sinergi Lewat FGD GP3Z
Baznas dan Kemenag Gorontalo Dorong Sinergi Lewat FGD GP3Z
Gorontalo – Dalam upaya memperkuat sistem pengumpulan zakat secara terstruktur, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Bimas Islam menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Gerakan Pendataan Potensi dan Pengumpulan Zakat (GP3Z) pada Kamis (25/09/2025), bertempat di Aula Kanwil Kemenag Gorontalo. Diskusi ini menjadi ajang kolaboratif antara Kemenag dan BAZNAS Provinsi Gorontalo untuk membahas strategi peningkatan potensi zakat di daerah. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, mengusulkan implementasi GP3Z sebagai skema sistematis dalam menjangkau potensi zakat yang selama ini belum tergarap optimal. Ia menjelaskan, dalam konteks regulasi, kewenangan pengelolaan zakat secara resmi dipegang oleh BAZNAS sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2011. Kemenag memiliki peran edukatif dan pembinaan, namun tidak berwenang dalam pengumpulan dana zakat. Karena itu, kolaborasi melalui program GP3Z dinilai menjadi jembatan yang kuat antara lembaga dakwah dan lembaga pengelola zakat. Kaswad juga menggambarkan kondisi di lapangan, di mana jumlah SDM BAZNAS di daerah masih terbatas dan sebagian besar berada di usia non-produktif. Sementara itu, Kemenag memiliki jajaran penyuluh dan staf KUA yang luas dan aktif bersentuhan dengan masyarakat. Kombinasi keduanya diharapkan mampu memperkuat roda gerak pendataan dan pengumpulan zakat secara merata hingga ke akar rumput. Data menyebutkan, potensi zakat di Gorontalo mencapai Rp764 miliar. Namun, capaian aktualnya masih jauh di bawah angka tersebut. FGD ini menjadi langkah awal dalam menyusun pola kerja bersama yang sistematis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA25/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo dan BLK Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Keterampilan Masyarakat
BAZNAS Gorontalo dan BLK Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Keterampilan Masyarakat
GORONTALO – BAZNAS Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo resmi membuka pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat pada Senin (15/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kerja yang bersertifikasi. Pelatihan yang dibuka meliputi tiga jenis kejuruan, yakni Junior Makeup Artis, Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, dan Pengolahan Roti dan Kue. Ketiga bidang ini dipilih berdasarkan kebutuhan pasar kerja lokal dan potensi wirausaha di tengah masyarakat. Acara pembukaan berlangsung di UPTD BLK Provinsi Gorontalo dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, di dampingi WAKA IV Marzuki Pakay, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Pongoliu, serta Kepala BLK Edwin Hulopi, Dalam sambutannya, H. Hamka Arbie menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata perhatian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para mustahik. “Kami tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tapi juga membuka ruang seluas-luasnya agar masyarakat bisa tumbuh secara produktif. Pelatihan ini adalah bentuk ikhtiar bersama agar zakat benar-benar bisa memberdayakan,” ujarnya. Senada dengan itu, Kepala Dinas Nakertrans Wardoyo Pongoliu mengapresiasi kolaborasi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah dalam mendorong peningkatan kompetensi kerja. “Langkah ini sangat strategis untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan tenaga kerja terampil yang siap bersaing,” ungkapnya. Kepala BLK Edwin Hulopi juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelatihan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasar. “Kami akan memastikan seluruh peserta mendapatkan materi, praktik, dan sertifikasi yang dapat langsung dimanfaatkan di dunia kerja maupun wirausaha,” jelasnya. Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya tenaga kerja mandiri dan berdaya saing, sekaligus mempertegas peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan SDM di Provinsi Gorontalo secara berkelanjutan.
BERITA15/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Terima Penghargaan dari RRI di Hari Bakti Radio ke-80
BAZNAS Gorontalo Terima Penghargaan dari RRI di Hari Bakti Radio ke-80
GORONTALO – BAZNAS Provinsi Gorontalo menerima piagam penghargaan dari Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan strategis dalam mendukung program sosial dan kemanusiaan. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Bakti Radio ke-80 yang digelar di Studio Tri Prasetya, Kantor RRI Gorontalo, Kamis (11/09/2025). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, yang hadir mewakili lembaga. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara BAZNAS dan RRI dalam membangun kesadaran publik terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan melalui media penyiaran. Pada kesempatan itu juga, Ketua BAZNAS Gorontalo menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RRI Gorontalo atas kepercayaan dan kerja sama yang selama ini telah terjalin. Penghargaan ini bukan hanya untuk BAZNAS, tapi untuk seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada kami,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan media menjadi salah satu kunci penting dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan memperluas jangkauan program sosial ke tengah masyarakat. “Semoga kemitraan ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi umat dan bangsa,” tambah Hamka Arbie. Melalui penghargaan ini, BAZNAS Gorontalo semakin termotivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan peran aktif dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat serta memperkuat jejaring kerja sama lintas sektor demi terwujudnya kesejahteraan yang merata.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan UMKM Tahap II di Gorontalo Utara
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan UMKM Tahap II di Gorontalo Utara
GORONTALO UTARA – BAZNAS Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam tahap kedua program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (10/9/2025) di Kantor Bank SulutGo Cabang Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Penyaluran bantuan ini secara khusus menyasar pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Kwandang, dengan tujuan meningkatkan kapasitas usaha dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, dan Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Gorontalo Irfan Akadji. Dalam sambutannya, Irfan Akadji menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi produktif. “Program ini adalah bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM agar usahanya bisa berkembang dan meningkat,”ujarnya. Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS dan DPRD Provinsi Gorontalo kepada masyarakat di daerahnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Kecamatan Kwandang,” tuturnya. Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, berpesan kepada penerima manfaat agar bijak dalam menggunakan dana yang diterima. “Kalau bisa, jangan langsung dihabiskan. Pakai dulu untuk kebutuhan usaha, dan sisanya ditabung. Dengan begitu, manfaatnya bisa lebih lama dirasakan,” pesannya. Ia berharap bantuan ini mampu mendorong para pelaku usaha kecil menjadi lebih mandiri, berkembang, dan berdaya saing di wilayahnya. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Gorontalo dalam memaksimalkan dana zakat untuk program-program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di daerah-daerah dengan potensi usaha lokal yang terus tumbuh.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Gorontalo
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air Bersih dan Makanan Siap Saji untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air Bersih dan Makanan Siap Saji untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama desainer sekaligus public figure, Ivan Gunawan (Igun), mendistribusikan bantuan tahap pertama berupa 25.000 liter air bersih dan 800 porsi makanan siap saji (Hotmeals) yang dilaksanakan pada 1–2 September 2025 di wilayah Gaza, Palestina. Distribusi air dilakukan di lima titik strategis, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran tersebut, sedikitnya 1.562 jiwa menerima manfaat dengan rata-rata 16 liter air per orang. Sementara itu, distribusi makanan siap saji dilakukan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp, menjangkau 800 penerima manfaat. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, air bersih dan makanan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air bersih, saudara-saudara kita di Gaza menghadapi ancaman kesehatan dan kelangsungan hidup yang serius. Begitu pula makanan, yang menjadi energi untuk bertahan di tengah situasi darurat. Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Ivan Gunawan, BAZNAS dapat mendistribusikan air bersih dan makanan ini,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/9/2025). Ia menambahkan, distribusi ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan, tetapi juga bukti nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. “Setiap liter air dan setiap paket makanan yang sampai ke tangan mereka adalah bentuk kasih sayang masyarakat Indonesia. Ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan penderitaan yang mereka alami,” ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS akan terus berkomitmen melanjutkan program ini secara bertahap agar semakin banyak masyarakat Gaza yang bisa merasakan manfaatnya. “Insya Allah distribusi air bersih dan makanan akan terus berlanjut. BAZNAS berkomitmen memberikan laporan secara berkala agar masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung bahwa amanah mereka benar-benar sampai kepada yang berhak. Terima kasih kepada Ivan Gunawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan infak kemanusiannya melalui BAZNAS,” tuturnya. Sementara itu, Ivan Gunawan melalui akun Instagram miliknya menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan tahap pertama. “Saya ingin menginformasikan bahwa sumbangan tahap pertama dari event Love Hope for Humanity sudah sampai diterima oleh sahabat-sahabat kita di Gaza,” ungkap Ivan. Ivan juga mengumumkan rencananya untuk turun langsung menyalurkan bantuan berikutnya. “Insya Allah tanggal 8 nanti saya akan langsung memberikan santunan atau sumbangan kalian lewat Mesir. Doakan insya Allah saya diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan menuju Mesir nanti,” ujarnya. Lebih lanjut, Ivan menegaskan, bantuan ini adalah simbol cinta dan kepedulian yang tidak mengenal batas. “Di tengah reruntuhan dan luka yang belum sembuh, setetes harapan hadir dalam bentuk bantuan yang insyaAllah mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ivan.
BERITA08/09/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal.
BERITA04/09/2025 | Nomor: 308/HUM-BAZ/IX/2025 Selasa, 2 September 2025
BAZNAS Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Nasional di Ajang BAZNAS Award 2025
BAZNAS Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Nasional di Ajang BAZNAS Award 2025
Gorontalo – Capaian membanggakan kembali diraih BAZNAS Provinsi Gorontalo di kancah nasional. Pada ajang BAZNAS Award 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis (28/8/2025), lembaga ini berhasil membawa pulang dua penghargaan prestisius sekaligus. Dua kategori yang berhasil diraih antara lain: Pengelolaan Lembaga Terbaik untuk Klaster 2, serta Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Administrasi Terbaik. Pencapaian ini menjadi penanda keberhasilan BAZNAS Gorontalo dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional dan bertanggung jawab. Penilaian dilakukan tidak hanya dari sisi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada inovasi program serta dampak riil yang dirasakan oleh para penerima manfaat, khususnya di sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Raihan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dukungan masyarakat, sinergi dengan pemerintah daerah, peran aktif para mitra strategis, hingga kerja keras para amil yang terus menjaga semangat pelayanan dan integritas. Penghargaan ganda ini menjadi pemacu semangat bagi BAZNAS Gorontalo untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas distribusi manfaat zakat, dan memperkuat kontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
BERITA28/08/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS dan Kemenag Gorontalo Perkuat Kolaborasi, Dorong Optimalisasi Program GP3-Zakat
BAZNAS dan Kemenag Gorontalo Perkuat Kolaborasi, Dorong Optimalisasi Program GP3-Zakat
Gorontalo – Kepala BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, bersama jajaran melakukan pertemuan resmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo, H. Kaswad, pada Jumat (22/5/2025). Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenag dan menjadi momen penting dalam membahas sinergi antar lembaga untuk memperkuat sistem zakat di tingkat masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menggali potensi kerja sama strategis untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui pendekatan akar rumput. Salah satu pokok bahasan utama adalah rencana implementasi Gerakan Pendataan Potensi dan Pengumpulan Zakat (GP3-Zakat), yang akan melibatkan para penyuluh agama Islam sebagai ujung tombak pelaksanaannya di lapangan. H. Kaswad menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran vital dalam membangun kesadaran zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung mereka dalam kehidupan umat, penyuluh dinilai sebagai mitra yang paling strategis dalam menyosialisasikan nilai-nilai zakat sekaligus memperkuat struktur Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai wilayah. Kemenag Provinsi Gorontalo pun mendorong penuh inisiatif GP3-Zakat sebagai gerakan terpadu dalam mendata potensi zakat dan memperkuat sistem penghimpunan yang efektif dan menyeluruh. Harapannya, zakat bisa dikelola lebih maksimal untuk kesejahteraan umat secara luas. Sebagai bentuk komitmen lanjutan, BAZNAS dan Kemenag sepakat akan menggelar forum diskusi terbatas (FGD) guna mematangkan desain program GP3-Zakat agar berjalan lebih terstruktur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Turut hadir dalam audiensi ini, Kepala Bidang Bimas Islam Asrul Lasapa serta Ketua Tim Zakat dan Wakaf, Maryam Hamid.
BERITA23/08/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Dukung UMKM Bangkit,  BAZNAS Gorontalo dan Diskumperindag Salurkan Bantuan Usaha untuk warga
Dukung UMKM Bangkit, BAZNAS Gorontalo dan Diskumperindag Salurkan Bantuan Usaha untuk warga
Kab. Gorontalo Utara – Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, BAZNAS Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM Gorontalo menyalurkan bantuan kepada pelaku usaha kecil menengah (UMKM) pada Senin (30/7/2025). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Gorontalo kepada para penerima manfaat. Sebanyak 63 pelaku UMKM terpilih di desa Ponelo Kab. Gorontalo Utara menerima bantuan yang dirancang untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha mereka. Bentuk bantuan yang diberikan Sejumlah 1.2juta masing-masing pelaku usaha, sehingga dapat langsung dimanfaatkan dalam operasional harian. Salah satu penerima menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi angin segar yang sangat membantu dalam menjalankan usahanya. Ia merasa lebih percaya diri untuk terus berusaha demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Ketua BAZNAS Gorontalo, H. Hamka Arbie, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kerja sama erat antara BAZNAS Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Tujuan utamanya adalah mendukung pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar. Hamsa sidik Perwakilan Ketua Dewan Provinsi yang turut hadir, mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap, bantuan tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendorong pertumbuhan usaha dan memperkuat fondasi ekonomi keluarga. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dapat melahirkan solusi konkret untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
BERITA30/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp 15jt kapada 13 UMKM
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp 15jt kapada 13 UMKM
Gorontalo – Kamis, (17/7/25). BAZNAS Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro. Bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Gorontalo, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp15.000.000 kepada 13 pelaku UMKM lokal. Bantuan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Para penerima berasal dari berbagai sektor usaha seperti kuliner, kerajinan tangan, hingga perdagangan harian. Seluruh dana bantuan disalurkan melalui transfer rekening kerja sama antara BAZNAS dan Bank SulutGo, guna memastikan proses yang aman dan transparan. H. Hamka Arbie Ketua BAZNAS Gorontalo menjelaskan bahwa tujuan pemberian bantuan ini bukan sekadar meringankan modal awal saja, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang dan memberi dampak ekonomi positif bagi komunitas sekitarnya. Melalui program ini, BAZNAS Gorontalo terus mendorong gerakan zakat yang produktif, sekaligus membuktikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
BERITA17/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Rosnawati Bertransformasi Jadi Muzaki Lewat Inisiatif ‘Lumbung Pangan’ BAZNAS Gorontalo
Rosnawati Bertransformasi Jadi Muzaki Lewat Inisiatif ‘Lumbung Pangan’ BAZNAS Gorontalo
Gorontalo – Sejak bergabung dengan program Lumbung Pangan jagung yang dijalankan BAZNAS Gorontalo pada tahun ini, Rosnawati, petani Perempuan dari Desa Huluduotamo, kini telah beralih status menjadi muzaki. Melalui skema ini, beliau menerima dukungan berupa benih jagung, pupuk, dan pendampingan secara rutin. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan sekaligus membangun kesadaran menunaikan zakat bagi para petani mitra. Alhasil, Rosnawati berhasil memanen panen melimpah dan secara sukarela menyisihkan sebagian hasilnya sebagai zakat. Dengan keputusannya, Rosnawati konsisten menunaikan zakat setiap musim panen, menandakan peralihan signifikan dari penerima manfaat menjadi pemberi zakat. Inisiatif Lumbung Pangan Jagung BAZNAS Gorontalo terbukti berhasil menjalankan dua peran penting: meningkatkan kapasitas ekonomi petani mustahik sekaligus memperluas jumlah muzaki di daerah tersebut. Ketua BAZNAS Gorontalo menyatakan bahwa keberhasilan Rosnawati mencerminkan visi program yang ingin menghadirkan petani mandiri dan berdaya, yang mampu berkontribusi dalam ekosistem zakat. Melalui pendekatan yang berkelanjutan—mulai dari penyaluran input pertanian, pelatihan teknik budidaya modern, hingga pendampingan hingga tahap panen—program ini tidak hanya memetik panen yang baik, tetapi juga membentuk mindset kepedulian sosial dari para peserta. Rosnawati mengungkapkan rasa syukurnya, karena berkat dukungan program, ia mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjalankan kewajiban berzakat. Ia berharap semakin banyak petani di Gorontalo yang mengikuti jejaknya, menjadi lebih sejahtera dan dermawan.
BERITA15/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Gorontalo.

Lihat Daftar Rekening →