WhatsApp Icon
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BAZNAS Gorontalo Siapkan 1.000 Paket Belajar untuk Siswa Kurang Mampu

Gorontalo – Memasuki persiapan tahun ajaran baru 2026/2027, BAZNAS Provinsi Gorontalo memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Gorontalo melalui kunjungan koordinasi dan konsultasi yang berlangsung pada Kamis (23/04/2026).

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para pelajar dari keluarga prasejahtera, khususnya yang berdomisili di wilayah pinggiran Provinsi Gorontalo.

Dalam pertemuan yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan tersebut, BAZNAS memaparkan rencana penyaluran bantuan berupa 1.000 Paket Belajar. Bantuan ini ditujukan khusus bagi siswa-siswi jenjang SMA dan SMK yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat menempuh pendidikan dengan fasilitas yang memadai.

Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo berharap pihak Dinas Pendidikan dapat memberikan dukungan penuh, terutama dalam memfasilitasi ketersediaan data siswa yang akurat. Hal ini dinilai krusial agar bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Selain dukungan data, BAZNAS juga mengharapkan pendampingan dari Dinas Pendidikan dalam proses distribusi di lapangan.

Sinergi ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga menjadi bukti kehadiran pemerintah dan lembaga zakat dalam menjaga keberlanjutan pendidikan generasi muda di seluruh pelosok Gorontalo.

23/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Perkuat Regulasi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Provinsi Gorontalo Berikan Masukan Strategis dalam Konsultasi Publik RUU Perubahan UU No. 23 tahun 2011

GORONTALO, (20/04/26) – BAZNAS Provinsi Gorontalo secara aktif berpartisipasi dalam agenda krusial bagi masa depan perzakatan nasional. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menghadiri langsung kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Naskah Akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini bertujuan untuk menghimpun data, informasi, serta masukan komprehensif dari berbagai pemangku kepentingan di daerah. Forum ini menjadi wadah meaningful public participation (partisipasi publik yang bermakna) guna memastikan perubahan UU Pengelolaan Zakat lebih fokus, terarah, dan mampu mendukung tugas serta fungsi Komisi VIII DPR RI secara optimal.

Dalam sesi diskusi, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, memaparkan data mengenai potensi zakat di Provinsi Gorontalo yang mencapai angka sangat signifikan, yakni sebesar Rp764,4 miliar. Dari total potensi tersebut, BAZNAS Provinsi Gorontalo mencatatkan target penerimaan senilai Rp37 miliar, dengan realisasi pada tahun 2025 mencapai Rp8,9 miliar. Sementara itu, potensi di tingkat kabupaten/kota tercatat sebesar Rp726,5 miliar dengan realisasi sebesar Rp28 miliar.

Hamka mengungkapkan bahwa saat ini zakat di BAZNAS Provinsi Gorontalo masih sangat didominasi oleh zakat penghasilan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyoroti masih banyaknya sektor potensi zakat yang belum tergarap secara maksimal akibat belum kuatnya payung hukum di tingkat daerah.

"Banyak potensi zakat yang belum tergarap secara maksimal disebabkan belum kuatnya aturan yang mewajibkan pemotongan zakat, seperti belum adanya Peraturan Daerah (PERDA) yang cukup mengikat atau aturan turunannya," tegas Hamka Arbie di sela-sela diskusi.

Melalui momentum konsultasi publik ini, BAZNAS Provinsi Gorontalo berharap hasil pembahasan naskah akademik ini dapat menjadi catatan penting bagi pembentuk undang-undang untuk memperkuat regulasi zakat di Indonesia. Hamka juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menunaikan kewajiban zakat sebagai bagian tidak terpisahkan dari Rukun Islam keempat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya akademisi Fakultas Hukum UNG, akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo, perwakilan BAZNAS Kota Gorontalo, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Wadah Inspirasi Zakat, serta perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Gorontalo.

21/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Berdayakan Petani Gorontalo Utara, BAZNAS Salurkan Bantuan Sarana Produksi Pertanian di Desa Botuwombato

GORONTALO UTARA, (21/04/26)– Sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sektor pertanian Jagung, BAZNAS Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada para petani Jagung di Kabupaten Gorontalo Utara. Bantuan ini diserahkan kepada 100 orang yang tergabung dalam Kelompok Tani Berkah, Desa Botuwombato, Kecamatan Kwandang.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Botuwombato ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, Ketua BAZNAS Kabupaten Gorontalo Utara, serta Kepala Desa Botuwombato. Program ini merupakan inisiatif dari BAZNAS RI yang dikolaborasikan secara intensif dengan BAZNAS Provinsi Gorontalo untuk menyasar wilayah-wilayah dengan potensi pertanian yang besar.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi bibit jagung unggul, obat-obatan hama, pupuk, hingga alat pertanian. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban biaya produksi petani sekaligus memastikan ketersediaan input pertanian yang berkualitas demi hasil panen yang lebih maksimal.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian cuma-cuma, melainkan stimulan agar para petani dapat lebih berdaya secara ekonomi. Ia berharap Kelompok Tani Berkah dapat mengelola bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.

"Semoga bantuan ini dapat menjadi jalan bagi Bapak dan Ibu sekalian untuk lebih mandiri secara ekonomi dan mampu mengoptimalkan potensi lahan yang ada di Desa Botuwombato," ujar Hamka Arbie.

Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo kepada salah satu perwakilan anggota Kelompok Tani Berkah. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS RI dan daerah ini, diharapkan kemiskinan di sektor pertanian dapat ditekan melalui penguatan modal kerja dan sarana prasarana yang tepat guna.

21/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Dorong Pembentukan Unit Pengumpul Zakat di Kantor BPK RI

GORONTALO – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Gorontalo untuk memperkuat sinergi yang sempat terputus selama dua tahun terakhir.

Kunjungan strategis ini dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hasan T. Aja, didampingi Wakil Ketua III, Marzuki Pakaya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Sekretariat BPK RI Perwakilan Gorontalo, Roslynda, bersama Kasubag Hukum, Ahmad Zaky Irham.

Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk membahas kembali keberlanjutan program-program kolaborasi yang sempat terhenti. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Gorontalo secara resmi menawarkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal BPK RI Perwakilan Gorontalo guna memfasilitasi karyawan dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara lebih terorganisir.

Pihak BPK RI menyambut baik tawaran tersebut dan mengapresiasi langkah BAZNAS dalam menjemput bola demi optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan instansi vertikal. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kembalinya kerja sama yang erat antara kedua lembaga dalam mendukung program-program kemanusiaan di Provinsi Gorontalo.

21/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Provinsi Gorontalo Tanggung Biaya Transportasi dan Biaya Hidup 8 Pasien Rujukan ke Luar Daerah

GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo menunjukkan komitmen nyata dalam bidang kesehatan melalui program bantuan transportasi dan biaya hidup bagi pasien kurang mampu. Pada Selasa (21/4), BAZNAS resmi menanggung biaya keberangkatan delapan orang pasien beserta pendampingnya untuk menjalani pengobatan intensif di rumah sakit rujukan di Jakarta, Makassar, dan Manado.

Program kemanusiaan ini dijalankan melalui kerja sama erat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo guna memastikan pasien yang membutuhkan penanganan medis tingkat lanjut di luar daerah dapat terbantu secara finansial. Selain biaya transportasi, bantuan ini juga mencakup biaya hidup pasien dan satu orang pendamping selama masa pengobatan di kota tujuan.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga pasien, sehingga mereka bisa lebih fokus pada proses pemulihan tanpa terkendala biaya akomodasi dan perjalanan. Langkah sinergis antara BAZNAS dan Dinas Kesehatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam menjamin akses kesehatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Gorontalo.

21/04/2026 | Kontributor: Humas Baznas Provinsi Gorontalo

Berita Terbaru

BAZNAS Gorontalo Gelar Kolaborasi Program Kurasi UMKM Berbasis Wilayah untuk Tingkatkan Daya Saing Mustahik
BAZNAS Gorontalo Gelar Kolaborasi Program Kurasi UMKM Berbasis Wilayah untuk Tingkatkan Daya Saing Mustahik
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan bertajuk “Informasi dan Kolaborasi Program Peningkatan Daya Saing Produk Binaan Kurasi UMKM Berbasis Wilayah”, yang digelar pada Selasa (28/10/2025) di Aula Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik BAZNAS RI, Bapak Agung Sugeng Pramono, Coach Juki selaku Kurator dan Owner Bakmi Sultan, Owner Titi Food Ibu Minarti Buo, serta para pelaku UMKM binaan BAZNAS Provinsi Gorontalo. Acara ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara BAZNAS, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan dunia industri dalam memperkuat ekosistem ekonomi mustahik yang berkelanjutan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.Hi., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha binaan agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. “Program kurasi UMKM ini tidak hanya tentang produk, tapi tentang perubahan pola pikir. Kami ingin para pelaku usaha binaan memiliki semangat tumbuh, berdaya, dan siap menghadapi pasar yang lebih luas,” ujarnya. Melalui program kurasi ini, BAZNAS bersama para mitra melakukan seleksi, pendampingan, dan pembinaan terhadap produk-produk unggulan berbasis wilayah, dengan tujuan agar setiap produk binaan memiliki standar kualitas, legalitas, dan nilai tambah yang layak menembus pasar lokal, nasional, bahkan global. Lebih jauh, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor — antara BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan lembaga keuangan — untuk membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. “Kami percaya, dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa menciptakan rantai nilai ekonomi umat yang saling menguatkan — dari produksi, kurasi, hingga pemasaran,” tambah Hamka. Kepada para pelaku UMKM binaan, Ketua BAZNAS Gorontalo juga memberikan pesan motivatif agar terus semangat dan tidak berhenti berinovasi. “Gunakan kesempatan ini untuk belajar, berjejaring, dan meningkatkan kualitas produk serta manajemen usaha. Daya saing hanya tumbuh dari semangat untuk terus memperbaiki diri,” pesannya. Di akhir sambutannya, Hamka Arbie menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga langkah kecil hari ini menjadi bagian dari ikhtiar besar dalam menumbuhkan ekonomi umat yang mandiri dan berkeadilan,” tutupnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Gorontalo berharap program kurasi UMKM dapat menjadi katalis dalam menciptakan pelaku usaha mustahik yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing tinggi, membawa manfaat bagi ekonomi umat secara menyeluruh.
BERITA28/10/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo dan BLK Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, Dorong Kemandirian dan Keterampilan Masyarakat
BAZNAS Gorontalo dan BLK Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, Dorong Kemandirian dan Keterampilan Masyarakat
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo bersama UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo menggelar acara penutupan pelatihan berbasis kompetensi, Selasa (21/10/2025) di Aula BLK Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Naker, ESDM, dan Trans Provinsi Gorontalo, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, M.Hi., Kepala BLK, serta seluruh peserta pelatihan dari berbagai kejuruan. Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS dan BLK Provinsi Gorontalo, dengan tiga bidang kejuruan yaitu Makeup Artis, Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, dan Pembuatan Roti dan Kue. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang kerja baru, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga mustahik. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Gorontalo menyerahkan bantuan secara simbolis kepada peserta pelatihan, yang dirangkaikan dengan penyerahan buku tabungan dan sertifikat pelatihan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan komitmen peserta selama mengikuti kegiatan. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.Hi., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesinambungan kegiatan pelatihan seperti ini. “Program seperti ini tidak boleh dihilangkan, karena terbukti sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru. Semua bantuan yang diberikan tidak akan terwujud tanpa adanya peran para muzaki. Sebab tanpa mereka, tidak akan ada bantuan seperti ini,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum bagi BAZNAS untuk memperkenalkan kembali peran dan fungsi lembaga kepada masyarakat. “Melalui kesempatan ini, kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya menunaikan zakat melalui BAZNAS. Semakin banyak muzaki yang menyalurkan zakatnya, semakin besar pula manfaat yang bisa kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan,” tambah Hamka Arbie. Sementara itu, Kepala Dinas Naker, ESDM, dan Trans Provinsi Gorontalo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara BAZNAS dan BLK yang dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas SDM di daerah. “Pelatihan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari dunia kerja yang sesungguhnya. Dari sinilah para peserta mulai mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS dan BLK Provinsi Gorontalo berharap para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk mandiri secara ekonomi dan menjadi pelaku usaha produktif yang turut memperkuat perekonomian daerah.
BERITA21/10/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Resmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pohuwato, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Mustahik
BAZNAS Resmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pohuwato, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Mustahik
POHUWATO – Rabu (15/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) secara resmi meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pohuwato yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Acara yang berlangsung di kompleks RSB Pohuwato pada pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM., Wakil Bupati Pohuwato Iwan Syafruddin Adam, S.H., Anggota DPD RI H. Syarief Mbuinga, S.Pd.I., SE., MM., Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, M.Hi., Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, S.E.I., Ketua BAZNAS Kabupaten Pohuwato Daiman Ali, S.HI., M.Si., Kepala RSB Pohuwato dr. Fitrianti Ismail, serta unsur Forkopimda, para muzaki, mustahik, dan rekan-rekan media. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pohuwato merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Pohuwato, dan Pemerintah Daerah Pohuwato, yang didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah, gratis, dan berkualitas bagi para mustahik. RSB ini juga berperan dalam memperluas kepesertaan BPJS masyarakat serta mendukung program kesehatan nasional melalui kegiatan preventif, promotif, dan rehabilitatif. Pimpinan BAZNAS RI, KH. Achmad Sudrajat, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berdirinya RSB pertama di Provinsi Gorontalo ini. “Alhamdulillah, berdirinya Rumah Sehat BAZNAS Pohuwato menjadi tonggak penting bagi pelayanan kesehatan berbasis zakat di Gorontalo. Kami berharap RSB ini dapat menjadi rumah harapan bagi masyarakat kurang mampu, tempat mereka mendapatkan layanan kesehatan dengan mudah dan bermartabat,” ujarnya. RSB Pohuwato menjadi Rumah Sehat BAZNAS pertama dan satu-satunya di Provinsi Gorontalo, sekaligus melengkapi deretan 36 RSB BAZNAS yang telah berdiri dan dalam proses pembangunan di seluruh Indonesia. Keberadaan RSB ini menjadi langkah konkret dalam memperluas akses layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, turut mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh BAZNAS RI dan Pemerintah Daerah Pohuwato. “Kami menyambut baik kehadiran RSB ini sebagai bukti nyata bahwa dana zakat tidak hanya membantu dalam bentuk konsumtif, tetapi juga membangun fasilitas sosial yang berkelanjutan dan berdampak besar bagi umat,” ungkapnya. Pembangunan RSB Pohuwato dibiayai melalui dana zakat yang disalurkan oleh BAZNAS RI sebesar Rp2,15 miliar, yang digunakan untuk pembangunan konstruksi, pengadaan alat kesehatan (alkes), operasional awal, dan penyediaan ambulans. Selain itu, BAZNAS memastikan pengelolaan RSB dilakukan secara profesional, akuntabel, dan melibatkan tenaga kesehatan lokal. Sementara itu, Wakil Bupati Pohuwato Iwan Syafruddin Adam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS dalam bidang kesehatan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, kami sangat berterima kasih atas kehadiran RSB ini. Ini bukan hanya bangunan fisik, tapi simbol kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Pohuwato,” ucapnya. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS terus mencatat peningkatan jumlah penerima manfaat dari layanan RSB di seluruh Indonesia. Tercatat pada tahun 2024, ada lebih dari 248.000 penerima manfaat yang mendapatkan pelayanan dan penyuluhan kesehatan dari tenaga medis RSB. Melalui program ini, BAZNAS menegaskan kembali komitmennya sebagai lembaga utama dalam menyejahterakan umat, termasuk dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat miskin yang kesulitan berobat karena keterbatasan ekonomi. Rumah Sehat BAZNAS hadir untuk mereka,” tutup KH. Achmad Sudrajat.
BERITA16/10/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Zakat Maal Berupa 500 Sak Beras di Wilayah Pesisir Danau Limboto
BAZNAS Gorontalo Salurkan Zakat Maal Berupa 500 Sak Beras di Wilayah Pesisir Danau Limboto
GORONTALO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan zakat maal dalam bentuk beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 500 sak beras masing-masing berukuran 5 kilogram dibagikan kepada warga yang berada di tiga kecamatan pesisir Danau Limboto, yakni Kecamatan Limboto, Kecamatan Telaga Biru, dan Kecamatan Telaga, pada Kamis (26/9/2025). Penyaluran ini merupakan hasil kerja sama antara PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo dan BAZNAS Provinsi Gorontalo, sebagai wujud kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga zakat dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat yang rentan secara ekonomi. Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menyampaikan bahwa penyaluran zakat maal dalam bentuk beras ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat secara tepat sasaran. “Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Karsa Utama Lestari atas kepercayaannya kepada BAZNAS untuk menyalurkan zakat maal ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya. Lebih lanjut, Hamka menjelaskan bahwa wilayah pesisir Danau Limboto dipilih karena termasuk kawasan yang tingkat kerentanannya cukup tinggi. Bantuan beras diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di daerah tersebut. Penyaluran dilakukan secara langsung di rumah warga di masing-masing kecamatan, dengan pengawasan dan pendampingan dari tim BAZNAS dan tokoh Masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga bukti nyata bahwa zakat maal dapat dioptimalkan untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
BERITA26/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Baznas dan Kemenag Gorontalo Dorong Sinergi Lewat FGD GP3Z
Baznas dan Kemenag Gorontalo Dorong Sinergi Lewat FGD GP3Z
Gorontalo – Dalam upaya memperkuat sistem pengumpulan zakat secara terstruktur, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo melalui Bidang Bimas Islam menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Gerakan Pendataan Potensi dan Pengumpulan Zakat (GP3Z) pada Kamis (25/09/2025), bertempat di Aula Kanwil Kemenag Gorontalo. Diskusi ini menjadi ajang kolaboratif antara Kemenag dan BAZNAS Provinsi Gorontalo untuk membahas strategi peningkatan potensi zakat di daerah. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, mengusulkan implementasi GP3Z sebagai skema sistematis dalam menjangkau potensi zakat yang selama ini belum tergarap optimal. Ia menjelaskan, dalam konteks regulasi, kewenangan pengelolaan zakat secara resmi dipegang oleh BAZNAS sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2011. Kemenag memiliki peran edukatif dan pembinaan, namun tidak berwenang dalam pengumpulan dana zakat. Karena itu, kolaborasi melalui program GP3Z dinilai menjadi jembatan yang kuat antara lembaga dakwah dan lembaga pengelola zakat. Kaswad juga menggambarkan kondisi di lapangan, di mana jumlah SDM BAZNAS di daerah masih terbatas dan sebagian besar berada di usia non-produktif. Sementara itu, Kemenag memiliki jajaran penyuluh dan staf KUA yang luas dan aktif bersentuhan dengan masyarakat. Kombinasi keduanya diharapkan mampu memperkuat roda gerak pendataan dan pengumpulan zakat secara merata hingga ke akar rumput. Data menyebutkan, potensi zakat di Gorontalo mencapai Rp764 miliar. Namun, capaian aktualnya masih jauh di bawah angka tersebut. FGD ini menjadi langkah awal dalam menyusun pola kerja bersama yang sistematis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA25/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo dan BLK Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Keterampilan Masyarakat
BAZNAS Gorontalo dan BLK Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Tingkatkan Keterampilan Masyarakat
GORONTALO – BAZNAS Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Gorontalo resmi membuka pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat pada Senin (15/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kerja yang bersertifikasi. Pelatihan yang dibuka meliputi tiga jenis kejuruan, yakni Junior Makeup Artis, Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, dan Pengolahan Roti dan Kue. Ketiga bidang ini dipilih berdasarkan kebutuhan pasar kerja lokal dan potensi wirausaha di tengah masyarakat. Acara pembukaan berlangsung di UPTD BLK Provinsi Gorontalo dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie, di dampingi WAKA IV Marzuki Pakay, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Pongoliu, serta Kepala BLK Edwin Hulopi, Dalam sambutannya, H. Hamka Arbie menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata perhatian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para mustahik. “Kami tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tapi juga membuka ruang seluas-luasnya agar masyarakat bisa tumbuh secara produktif. Pelatihan ini adalah bentuk ikhtiar bersama agar zakat benar-benar bisa memberdayakan,” ujarnya. Senada dengan itu, Kepala Dinas Nakertrans Wardoyo Pongoliu mengapresiasi kolaborasi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah dalam mendorong peningkatan kompetensi kerja. “Langkah ini sangat strategis untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan tenaga kerja terampil yang siap bersaing,” ungkapnya. Kepala BLK Edwin Hulopi juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelatihan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasar. “Kami akan memastikan seluruh peserta mendapatkan materi, praktik, dan sertifikasi yang dapat langsung dimanfaatkan di dunia kerja maupun wirausaha,” jelasnya. Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya tenaga kerja mandiri dan berdaya saing, sekaligus mempertegas peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan SDM di Provinsi Gorontalo secara berkelanjutan.
BERITA15/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Terima Penghargaan dari RRI di Hari Bakti Radio ke-80
BAZNAS Gorontalo Terima Penghargaan dari RRI di Hari Bakti Radio ke-80
GORONTALO – BAZNAS Provinsi Gorontalo menerima piagam penghargaan dari Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan strategis dalam mendukung program sosial dan kemanusiaan. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Bakti Radio ke-80 yang digelar di Studio Tri Prasetya, Kantor RRI Gorontalo, Kamis (11/09/2025). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, yang hadir mewakili lembaga. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara BAZNAS dan RRI dalam membangun kesadaran publik terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan melalui media penyiaran. Pada kesempatan itu juga, Ketua BAZNAS Gorontalo menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RRI Gorontalo atas kepercayaan dan kerja sama yang selama ini telah terjalin. Penghargaan ini bukan hanya untuk BAZNAS, tapi untuk seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada kami,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan media menjadi salah satu kunci penting dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan memperluas jangkauan program sosial ke tengah masyarakat. “Semoga kemitraan ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih luas bagi umat dan bangsa,” tambah Hamka Arbie. Melalui penghargaan ini, BAZNAS Gorontalo semakin termotivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan peran aktif dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat serta memperkuat jejaring kerja sama lintas sektor demi terwujudnya kesejahteraan yang merata.
BERITA11/09/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan UMKM Tahap II di Gorontalo Utara
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan UMKM Tahap II di Gorontalo Utara
GORONTALO UTARA – BAZNAS Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam tahap kedua program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (10/9/2025) di Kantor Bank SulutGo Cabang Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Penyaluran bantuan ini secara khusus menyasar pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Kwandang, dengan tujuan meningkatkan kapasitas usaha dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, dan Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Gorontalo Irfan Akadji. Dalam sambutannya, Irfan Akadji menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi produktif. “Program ini adalah bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM agar usahanya bisa berkembang dan meningkat,”ujarnya. Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS dan DPRD Provinsi Gorontalo kepada masyarakat di daerahnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Kecamatan Kwandang,” tuturnya. Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, berpesan kepada penerima manfaat agar bijak dalam menggunakan dana yang diterima. “Kalau bisa, jangan langsung dihabiskan. Pakai dulu untuk kebutuhan usaha, dan sisanya ditabung. Dengan begitu, manfaatnya bisa lebih lama dirasakan,” pesannya. Ia berharap bantuan ini mampu mendorong para pelaku usaha kecil menjadi lebih mandiri, berkembang, dan berdaya saing di wilayahnya. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Gorontalo dalam memaksimalkan dana zakat untuk program-program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di daerah-daerah dengan potensi usaha lokal yang terus tumbuh.
BERITA10/09/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Gorontalo
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air Bersih dan Makanan Siap Saji untuk Warga Gaza
BAZNAS RI Bersama Ivan Gunawan Distribusikan 25.000 Liter Air Bersih dan Makanan Siap Saji untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama desainer sekaligus public figure, Ivan Gunawan (Igun), mendistribusikan bantuan tahap pertama berupa 25.000 liter air bersih dan 800 porsi makanan siap saji (Hotmeals) yang dilaksanakan pada 1–2 September 2025 di wilayah Gaza, Palestina. Distribusi air dilakukan di lima titik strategis, yakni Abu Hasirah Port, Al Sheikh Radwan, Al Rasheed, Palestine Stadium, dan Al Moataz Tower. Dari penyaluran tersebut, sedikitnya 1.562 jiwa menerima manfaat dengan rata-rata 16 liter air per orang. Sementara itu, distribusi makanan siap saji dilakukan di Palestine Kamp dan Al Ikhwa Kamp, menjangkau 800 penerima manfaat. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menegaskan, air bersih dan makanan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza. “Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air bersih, saudara-saudara kita di Gaza menghadapi ancaman kesehatan dan kelangsungan hidup yang serius. Begitu pula makanan, yang menjadi energi untuk bertahan di tengah situasi darurat. Alhamdulillah, berkolaborasi dengan Ivan Gunawan, BAZNAS dapat mendistribusikan air bersih dan makanan ini,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/9/2025). Ia menambahkan, distribusi ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan, tetapi juga bukti nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap Palestina. “Setiap liter air dan setiap paket makanan yang sampai ke tangan mereka adalah bentuk kasih sayang masyarakat Indonesia. Ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan penderitaan yang mereka alami,” ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS akan terus berkomitmen melanjutkan program ini secara bertahap agar semakin banyak masyarakat Gaza yang bisa merasakan manfaatnya. “Insya Allah distribusi air bersih dan makanan akan terus berlanjut. BAZNAS berkomitmen memberikan laporan secara berkala agar masyarakat Indonesia dapat menyaksikan langsung bahwa amanah mereka benar-benar sampai kepada yang berhak. Terima kasih kepada Ivan Gunawan dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan infak kemanusiannya melalui BAZNAS,” tuturnya. Sementara itu, Ivan Gunawan melalui akun Instagram miliknya menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan tahap pertama. “Saya ingin menginformasikan bahwa sumbangan tahap pertama dari event Love Hope for Humanity sudah sampai diterima oleh sahabat-sahabat kita di Gaza,” ungkap Ivan. Ivan juga mengumumkan rencananya untuk turun langsung menyalurkan bantuan berikutnya. “Insya Allah tanggal 8 nanti saya akan langsung memberikan santunan atau sumbangan kalian lewat Mesir. Doakan insya Allah saya diberikan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan menuju Mesir nanti,” ujarnya. Lebih lanjut, Ivan menegaskan, bantuan ini adalah simbol cinta dan kepedulian yang tidak mengenal batas. “Di tengah reruntuhan dan luka yang belum sembuh, setetes harapan hadir dalam bentuk bantuan yang insyaAllah mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ivan.
BERITA08/09/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
BAZNAS RI Bersama Mishr Al Kheir Kirim 10 Truk Paket Bantuan ke Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan lembaga sosial Mesir, Mishr Al Kheir Foundation, kembali menyalurkan 15.000 paket bantuan bahan pokok untuk warga Palestina di Gaza, yang dikirimkan menggunakan 10 truk melalui jalur darat menuju perbatasan Rafah. Adapun 10 truk yang mengangkut bantuan ini diberangkatkan dalam dua tahap, yakni 5 truk pada 19 Agustus 2025 dari Kairo dan 5 truk lainnya pada 28 Agustus 2025. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat Gaza di tengah blokade dan keterbatasan akses. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, BAZNAS terus berupaya memberikan bantuan bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. “Alhamdulillah, melalui kerja sama dengan Mishr Al Kheir, 15.000 paket bantuan bisa kita kirimkan, dan semoga tidak ada kendala pengiriman. Mudah-mudahan bantuan ini mampu meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Kiai Noor di Jakarta, Selasa (2/9/2025). Kiai Noor menegaskan, bantuan yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia ini merupakan amanah yang harus benar-benar sampai kepada warga Gaza yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan keberkahan dari donasi masyarakat Indonesia bisa dirasakan secara luas oleh rakyat Palestina,” ucap Kiai Noor. Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI yang saat ini berada di Mesir, Faisal Qosim, Lc., menjelaskan, tim BAZNAS RI bersama KBRI Kairo melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengiriman sampai ke check point pertama di Nafaq, memasuki terowongan Laut Merah menuju El Arish dan Rafah. “Mulai dari titik ini, kawasan sudah masuk kategori red zone sehingga tidak ada pihak tanpa izin yang boleh masuk. Nantinya 10 truk bantuan ini akan bergabung dengan konvoi nasional sebanyak 5.000 truk yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial Republik Arab Mesir,” terang Faisal.
BERITA04/09/2025 | Nomor: 308/HUM-BAZ/IX/2025 Selasa, 2 September 2025
BAZNAS Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Nasional di Ajang BAZNAS Award 2025
BAZNAS Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Nasional di Ajang BAZNAS Award 2025
Gorontalo – Capaian membanggakan kembali diraih BAZNAS Provinsi Gorontalo di kancah nasional. Pada ajang BAZNAS Award 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis (28/8/2025), lembaga ini berhasil membawa pulang dua penghargaan prestisius sekaligus. Dua kategori yang berhasil diraih antara lain: Pengelolaan Lembaga Terbaik untuk Klaster 2, serta Pengelolaan Sumber Daya Manusia dan Administrasi Terbaik. Pencapaian ini menjadi penanda keberhasilan BAZNAS Gorontalo dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional dan bertanggung jawab. Penilaian dilakukan tidak hanya dari sisi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada inovasi program serta dampak riil yang dirasakan oleh para penerima manfaat, khususnya di sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi. Raihan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dukungan masyarakat, sinergi dengan pemerintah daerah, peran aktif para mitra strategis, hingga kerja keras para amil yang terus menjaga semangat pelayanan dan integritas. Penghargaan ganda ini menjadi pemacu semangat bagi BAZNAS Gorontalo untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas distribusi manfaat zakat, dan memperkuat kontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
BERITA28/08/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS dan Kemenag Gorontalo Perkuat Kolaborasi, Dorong Optimalisasi Program GP3-Zakat
BAZNAS dan Kemenag Gorontalo Perkuat Kolaborasi, Dorong Optimalisasi Program GP3-Zakat
Gorontalo – Kepala BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, bersama jajaran melakukan pertemuan resmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo, H. Kaswad, pada Jumat (22/5/2025). Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenag dan menjadi momen penting dalam membahas sinergi antar lembaga untuk memperkuat sistem zakat di tingkat masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menggali potensi kerja sama strategis untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui pendekatan akar rumput. Salah satu pokok bahasan utama adalah rencana implementasi Gerakan Pendataan Potensi dan Pengumpulan Zakat (GP3-Zakat), yang akan melibatkan para penyuluh agama Islam sebagai ujung tombak pelaksanaannya di lapangan. H. Kaswad menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran vital dalam membangun kesadaran zakat di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan langsung mereka dalam kehidupan umat, penyuluh dinilai sebagai mitra yang paling strategis dalam menyosialisasikan nilai-nilai zakat sekaligus memperkuat struktur Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai wilayah. Kemenag Provinsi Gorontalo pun mendorong penuh inisiatif GP3-Zakat sebagai gerakan terpadu dalam mendata potensi zakat dan memperkuat sistem penghimpunan yang efektif dan menyeluruh. Harapannya, zakat bisa dikelola lebih maksimal untuk kesejahteraan umat secara luas. Sebagai bentuk komitmen lanjutan, BAZNAS dan Kemenag sepakat akan menggelar forum diskusi terbatas (FGD) guna mematangkan desain program GP3-Zakat agar berjalan lebih terstruktur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Turut hadir dalam audiensi ini, Kepala Bidang Bimas Islam Asrul Lasapa serta Ketua Tim Zakat dan Wakaf, Maryam Hamid.
BERITA23/08/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Dukung UMKM Bangkit,  BAZNAS Gorontalo dan Diskumperindag Salurkan Bantuan Usaha untuk warga
Dukung UMKM Bangkit, BAZNAS Gorontalo dan Diskumperindag Salurkan Bantuan Usaha untuk warga
Kab. Gorontalo Utara – Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, BAZNAS Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM Gorontalo menyalurkan bantuan kepada pelaku usaha kecil menengah (UMKM) pada Senin (30/7/2025). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Gorontalo kepada para penerima manfaat. Sebanyak 63 pelaku UMKM terpilih di desa Ponelo Kab. Gorontalo Utara menerima bantuan yang dirancang untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha mereka. Bentuk bantuan yang diberikan Sejumlah 1.2juta masing-masing pelaku usaha, sehingga dapat langsung dimanfaatkan dalam operasional harian. Salah satu penerima menyampaikan bahwa bantuan ini menjadi angin segar yang sangat membantu dalam menjalankan usahanya. Ia merasa lebih percaya diri untuk terus berusaha demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Ketua BAZNAS Gorontalo, H. Hamka Arbie, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kerja sama erat antara BAZNAS Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Tujuan utamanya adalah mendukung pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi lingkungan sekitar. Hamsa sidik Perwakilan Ketua Dewan Provinsi yang turut hadir, mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap, bantuan tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendorong pertumbuhan usaha dan memperkuat fondasi ekonomi keluarga. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dapat melahirkan solusi konkret untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis UMKM.
BERITA30/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp 15jt kapada 13 UMKM
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp 15jt kapada 13 UMKM
Gorontalo – Kamis, (17/7/25). BAZNAS Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro. Bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Gorontalo, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp15.000.000 kepada 13 pelaku UMKM lokal. Bantuan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Para penerima berasal dari berbagai sektor usaha seperti kuliner, kerajinan tangan, hingga perdagangan harian. Seluruh dana bantuan disalurkan melalui transfer rekening kerja sama antara BAZNAS dan Bank SulutGo, guna memastikan proses yang aman dan transparan. H. Hamka Arbie Ketua BAZNAS Gorontalo menjelaskan bahwa tujuan pemberian bantuan ini bukan sekadar meringankan modal awal saja, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang dan memberi dampak ekonomi positif bagi komunitas sekitarnya. Melalui program ini, BAZNAS Gorontalo terus mendorong gerakan zakat yang produktif, sekaligus membuktikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
BERITA17/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Rosnawati Bertransformasi Jadi Muzaki Lewat Inisiatif ‘Lumbung Pangan’ BAZNAS Gorontalo
Rosnawati Bertransformasi Jadi Muzaki Lewat Inisiatif ‘Lumbung Pangan’ BAZNAS Gorontalo
Gorontalo – Sejak bergabung dengan program Lumbung Pangan jagung yang dijalankan BAZNAS Gorontalo pada tahun ini, Rosnawati, petani Perempuan dari Desa Huluduotamo, kini telah beralih status menjadi muzaki. Melalui skema ini, beliau menerima dukungan berupa benih jagung, pupuk, dan pendampingan secara rutin. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan sekaligus membangun kesadaran menunaikan zakat bagi para petani mitra. Alhasil, Rosnawati berhasil memanen panen melimpah dan secara sukarela menyisihkan sebagian hasilnya sebagai zakat. Dengan keputusannya, Rosnawati konsisten menunaikan zakat setiap musim panen, menandakan peralihan signifikan dari penerima manfaat menjadi pemberi zakat. Inisiatif Lumbung Pangan Jagung BAZNAS Gorontalo terbukti berhasil menjalankan dua peran penting: meningkatkan kapasitas ekonomi petani mustahik sekaligus memperluas jumlah muzaki di daerah tersebut. Ketua BAZNAS Gorontalo menyatakan bahwa keberhasilan Rosnawati mencerminkan visi program yang ingin menghadirkan petani mandiri dan berdaya, yang mampu berkontribusi dalam ekosistem zakat. Melalui pendekatan yang berkelanjutan—mulai dari penyaluran input pertanian, pelatihan teknik budidaya modern, hingga pendampingan hingga tahap panen—program ini tidak hanya memetik panen yang baik, tetapi juga membentuk mindset kepedulian sosial dari para peserta. Rosnawati mengungkapkan rasa syukurnya, karena berkat dukungan program, ia mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjalankan kewajiban berzakat. Ia berharap semakin banyak petani di Gorontalo yang mengikuti jejaknya, menjadi lebih sejahtera dan dermawan.
BERITA15/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Kolaborasi BAZNAS dan Komisi III DPRD Prov Gorontalo Wujudkan Hunian Layak untuk Warga Tibawa
Kolaborasi BAZNAS dan Komisi III DPRD Prov Gorontalo Wujudkan Hunian Layak untuk Warga Tibawa
GORONTALO – Jum’at, (11/7/25) BAZNAS Provinsi Gorontalo bersama Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi Udin Laiko, warga Kecamatan Tibawa yang terdampak relokasi proyek pembangunan Jembatan Topolo. Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat terdampak pembangunan infrastruktur. Ketua BAZNAS Gorontalo H. Hamka Arbie menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memastikan penerima manfaat dapat hidup mandiri dan lebih sejahtera. “Bantuan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap kondisi tempat tinggal warga, tetapi juga upaya kami untuk memastikan mereka dapat melanjutkan hidup dengan mandiri dan lebih sejahtera,” ujarnya. Pembangunan rumah ini dibiayai dari dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS Gorontalo, dengan dukungan semangat gotong-royong dari anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo. Salah satu anggotanya, Syarifuddin Bano, turut memberikan bantuan dua ekor sapi kepada Udin Laiko. Selain itu, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) serta pemasangan listrik gratis juga disalurkan guna menunjang keberlanjutan ekonomi dan kebutuhan dasar penerima manfaat. Kontribusi warga setempat pun terasa kuat, di antaranya melalui Fery yang menghibahkan sebidang tanah sebagai lokasi pembangunan rumah. Pemerintah Desa Isimu Raya turut mendukung penuh proses pembangunan ini, dan akan mengawal hingga rumah selesai dibangun dan layak huni. Kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan program kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
BERITA12/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui BAZNAS Gorontalo
PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui BAZNAS Gorontalo
Gorontalo – Bentuk kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang menimpa rakyat Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo, yang secara resmi menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp150.000.000 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo, Selasa (1/7/2025). Penyerahan donasi dilaksanakan di kantor PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo dan diserahkan langsung oleh Direktur Utama, H. Jaenal Mappe, kepada BAZNAS Gorontalo. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat Palestina, khususnya di wilayah Gaza, yang hingga kini masih mengalami penderitaan akibat konflik berkepanjangan. “Sudah lama saya berniat untuk menyalurkan bantuan ini, hanya saja sempat terkendala karena belum tahu kemana sebaiknya dana ini disalurkan. Alhamdulillah, saya bertemu dengan BAZNAS Gorontalo, dan saya merasa yakin bahwa ini adalah jalur yang tepat,” ungkap H. Jaenal. Ia juga menambahkan bahwa bantuan ini bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi bentuk nyata dari rasa kemanusiaan dan solidaritas terhadap sesama umat manusia yang tengah mengalami ujian. “Semoga bantuan ini bisa turut meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza dan Palestina. Kita mungkin jauh secara geografis, tapi hati dan kepedulian kita harus tetap dekat,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Hamka Arbie menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak PT. Karsa Utama Lestari Gorontalo. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT. Karsa Utama Lestari atas kontribusi dan kepercayaannya kepada BAZNAS. Donasi ini akan kami salurkan dengan penuh tanggung jawab untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina melalui BAZNAS RI,” ujarnya. Donasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah, dan sinergi antara dunia usaha dan lembaga amil zakat dapat menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA01/07/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Gencarkan Program Lumbung Pangan, Dorong Kemandirian Petani Jagung
BAZNAS Gorontalo Gencarkan Program Lumbung Pangan, Dorong Kemandirian Petani Jagung
Bonebolango – kamis, (26/6/25), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan memberdayakan masyarakat, khususnya para petani. Melalui program Lumbung Pangan, Baznas telah mengambil peran aktif dalam membina dan mengembangkan kelompok tani jagung di Desa Huluduotamo, Kabupaten Bone Bolango. Program ini tidak sekadar bantuan jangka pendek, tetapi sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi jangka panjang. Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, menyampaikan bahwa bantuan diberikan secara menyeluruh, mulai dari pra hingga pasca panen. “Baznas memberikan dukungan berupa bibit, pupuk, dan peralatan yang dibutuhkan saat panen. Ini adalah bentuk intervensi yang kami lakukan agar para petani, yang sebagian besar merupakan penggarap, tidak lagi terbebani oleh sistem bagi hasil yang memberatkan,” ujar Hamka. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa banyak petani kecil kesulitan karena harus berbagi hasil panen dengan pemilik modal. Dengan hadirnya Baznas Gorontalo sebagai fasilitator, beban itu dapat dikurangi, sehingga para petani bisa menikmati hasil panen secara lebih maksimal. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengangkat taraf hidup petani di Provinsi Gorontalo, dari yang semula mustahiq (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat). "Kami ingin menjadikan zakat sebagai jalan naik kelas, dari tidak mampu menjadi mampu,” tambahnya. Sebelum panen dilakukan, Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Bone Bolango telah melakukan survei terhadap lahan pertanian jagung yang menjadi lokasi program. Hasilnya sangat menggembirakan. Rata-rata produksi jagung mencapai 7,81 ton per hektar, sebuah capaian yang menunjukkan efektivitas program ini. Program Lumbung Pangan Jagung ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan BAZNAS Gorontalo, BAZNAS Gorontalo juga telah mengajukan proposal pengembangannya ke Baznas RI agar bisa direplikasi di kabupaten/kota lain di seluruh wilayah Gorontalo. “Kami ingin ini tidak berhenti di Bone Bolango saja. Harapannya, program seperti ini bisa menyebar luas dan memberi dampak yang lebih besar,” kata Hamka. Panen perdana ini turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, yang menyatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap program pemberdayaan ekonomi umat ini. Kehadiran kepala daerah menandai kolaborasi strategis antara lembaga zakat dan pemerintah dalam upaya menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, jika dikelola secara strategis dan tepat sasaran, bukan hanya mampu meringankan beban, tetapi juga mengangkat harkat hidup masyarakat. “Dari tangan para petani kecil, cita-cita besar kemandirian ekonomi umat mulai ditanam dan kini mulai tumbuh subur,” tutupnya.
BERITA26/06/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan Ekonomi Produktif kepada Pelaku Usaha Kecil
BAZNAS Gorontalo Salurkan Bantuan Ekonomi Produktif kepada Pelaku Usaha Kecil
Gorontalo – Dalam upaya mendukung penguatan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan pelaku usaha kecil, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan melalui Program Ekonomi Produktif kepada puluhan pelaku usaha mikro yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Program Ekonomi Produktif merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Program ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil, khususnya warung dan pelaku usaha mikro (UMKM), melalui dukungan modal usaha, pelatihan manajemen, serta pendampingan berkelanjutan. “Setiap tahun kami perluas jangkauan program ini agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari zakat. Kami tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga pelatihan dasar keuangan dan strategi pemasaran agar para pelaku usaha benar-benar siap dan mandiri,” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie. Pada penyaluran terbaru yang berlangsung Rabu, 28 Mei 2025, salah satu mustahik atas nama Sofya di Kecamatan Dungingi menerima bantuan berupa barang dagangan dan perlengkapan usaha. Selain itu, Sofya juga mendapatkan pelatihan pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran sebagai bekal dalam mengembangkan usahanya. “Bantuan ini sangat membantu saya. Selain mendapatkan perlengkapan untuk menambah isi warung, saya juga diajarkan bagaimana mengatur keuangan agar usaha bisa lebih terarah,” ujar Sofya usai menerima bantuan. BAZNAS Provinsi Gorontalo berharap melalui program ini para pelaku usaha kecil dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga serta mengurangi angka kemiskinan di daerah. “Kami ingin zakat menjadi jalan bagi masyarakat untuk keluar dari kondisi mustahik menuju muzaki. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial yang kami emban, agar zakat benar-benar terasa manfaatnya dalam kehidupan nyata,” tambah Hamka. Program ini akan terus berlanjut dengan sasaran penerima manfaat yang lebih luas di masa mendatang.
BERITA02/06/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
BAZNAS Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan Kepada Korban Angin Puting Beliung di Desa Pentadio Timur
BAZNAS Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan Kepada Korban Angin Puting Beliung di Desa Pentadio Timur
Gorontalo – BAZNAS Provinsi Gorontalo melalui Program BAZNAS Tanggap Bencana menyalurkan bantuan kepada 52 warga terdampak angin puting beliung di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat (23/5/2025). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Penyaluran dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, didampingi Wakil Ketua I H. Hasa T. Aja, Wakil Ketua II Drs. Ismet Tuhala, Wakil Ketua IV H. Marzuki Pakaya, serta jajaran staf BAZNAS. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh aparat Desa Pentadio Timur. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan sebesar Rp75.500.000. Dana tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai yang disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah para korban, hasil dari assessment tim lapangan BAZNAS Tanggap Bencana. "Setiap penerima mendapatkan bantuan yang berbeda, tergantung tingkat kerusakan yang dialami. Ada yang menerima Rp2 juta, Rp1,5 juta, dan Rp1 juta. Ini kami lakukan agar bantuan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Hamka Arbie. BAZNAS Provinsi Gorontalo menegaskan akan terus memberikan respons cepat terhadap bencana yang menimpa masyarakat, sebagai bagian dari fungsi kemanusiaan dan pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Melalui bantuan ini, diharapkan warga yang terdampak dapat segera bangkit dan memperbaiki tempat tinggal mereka. “Ini bukan hanya tentang bantuan uang, tapi juga bentuk kepedulian dan dukungan moral dari seluruh masyarakat melalui BAZNAS. Kami hadir untuk memastikan bahwa zakat benar-benar memberi manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan,” tutup Hamka.
BERITA24/05/2025 | Humas Baznas Provinsi Gorontalo
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Gorontalo.

Lihat Daftar Rekening →